Malam hari yang senyap di keluarga Daniswarah, pasutri itu sudah ada di kamar. Mereka tidur lebih cepat, mungkin karena semalam belum sempat istirahat. Tiba-tiba, wanita itu membangunkan suaminya.
"Khaa…," Naura pelan-pelan bangunin suaminya.
"Em…" Rakha jawab dengan suara serak.
"Aku pengen kamu jadi maling, Kha!" ucap Naura tiba-tiba, karena dia lagi nyidam aneh.
"Hah… jadi maling?" Rakha langsung duduk kaget.
"Maling di mana? Ini udah malam, ayang. Mau maling di mana, ha?" tanyanya sambil ngeliat ke arah istrinya.
"Di rumah aku. Kamu ambilin boneka beruang aku," jawab Naura polos.
"Besok aja kita ambil ya, udah malam banget, Nau," Rakha membelai pipi istrinya.
Naura langsung merengek, bahkan sampe nangis karena keinginannya gak diturutin. "Tega kamu, Kha. Jahat sama aku sama dede. Yaudah, yah, dede, ayah kamu gak mau…"
"Eh iya-iya, ayah mau kok," Rakha akhirnya nurut sambil senyum terpaksa.
"Yeay! Kamu pake topeng ini ya, biar kayak maling beneran," Naura ngasih topeng hitam misterius.
"Emang harus pake ini, Nau?" Rakha bingung, dari mana istrinya punya topeng itu.
"Yaudah deh, dede, ayah kamu jahat," ucap Naura sambil elus perutnya.
"Iya-iya, gue pake. Yaudah, ayuk," Rakha akhirnya ngikutin.
"Ketawa dulu, Kha!" pinta Naura.
"Hiii…" Rakha ketawa aneh, bikin Naura senyum seneng.
Mereka berangkat naik mobil ke rumah lama Naura, tepatnya rumah Altan, abang Naura. Pas nyampe, Rakha nyuruh Naura tunggu di mobil aja biar dia yang ambil.
"Khaa, palunya ketinggalan," teriak Naura dari mobil.
"Oh ya, sini," Rakha ambil palu, lalu masuk lewat taman belakang. Dia congkel pintu pelan-pelan.
"Nah, bisa nih," ucapnya.
"AAAAA… MALING!!!" teriak suara dari dalam.
BUGK!
"AHK… ssttt!!" Rakha langsung buka topengnya. Ternyata yang teriak Altan.
"Luh ngapain ke sini, maling?" Altan bingung.
"Gue disuruh Naura, Bang. Dia nyidam, nyuruh gue maling boneka beruangnya. Dia hamil, Bang…" Rakha cerita buru-buru sambil pegang pipinya.
"Naura udah hamil? Wehh, jadi ayah luh!" Altan kaget.
"Ssstt, jangan keras-keras, Bang. Tolong ambilin boneka itu di kamar Naura," pinta Rakha.
"Oke, gue ambilin deh. Kasian banget luh," Altan naik ke atas, ambil boneka beruang kesayangan adiknya.
Rakha nunggu di dapur, sementara Naura gelisah di mobil. "Lama banget sih Rakha," gumamnya lesu.
Gak lama, Altan turun bawa boneka. "Nih, thanks ya. Gue cabut dulu," kata Rakha buru-buru.
Dia lari bawa boneka itu ke mobil.
"Lama banget, Kha?" tanya Naura.
"Gue ngambilnya diam-diam, gak ketauan siapa-siapa," jawab Rakha sambil nyetir. Dia kasih boneka itu ke Naura.
"Akhirnya cupang gue balik," ucap Naura sambil peluk erat bonekanya.
Rakha yang nyetir cuma geleng-geleng liat kelakuan istrinya yang random. "Udah ya, Nau. Kita pulang, besok mau sekolah," katanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rakha (End)
Fiksi RemajaSeorang anak CEO besar! Ia di jodohkan dengan anak perusahaan terbesar di jakarta pusat!. ELISA NAURA EBALEND RADEN RAKHA DANISWARAH Start: 19 Juni 2023. Finis: 11 November 2023. Murni cerita🥀 KALAU GAK SUKA, GAK USAH BACA! SELAMAT MEMBACA ☺️👍
