Tring,,,,, tring,,,,,
Bel sekolah berbunyi. Itu tandanya seluruh siswa Mega Pelita Kreasi School harus masuk ke kelas masing-masing, termasuk Rakha dan gengnya.
Rakha masuk ke kelas, tapi mendadak terkejut. "lah kok loh disini, loh ngikutin gw ya?" ucap Rakha heran.
"Eh maksud loh apa ha? Kelas gw emang di sini! Lagian sekolah ini bukan punya bokap Luh!" jawab Naura sambil nunjuk-nunjuk ke dada Rakha.
Dengan muka kesal, Rakha balas,
"asal Luh tau ya, gw juga bisa beli nih sekolah."
"Gw jug—"
Ucapan Naura terputus karena seorang guru masuk menghentikan keributan mereka. Guru itu adalah Bu Karina Atalia.
"Ini ada apa ribut-ribut, anak-anak?" tanya Bu Karin dengan nada lembut.
"Tapi dia dulu buk yang cari gara-gara," gumam Rakha masih dengan muka kesal.
"Udah-udah, jangan ribut. Yuk, masuk ke kelas," jawab Bu Karin menengahi.
Pertengkaran pun selesai, mereka masuk kelas dan duduk di tempat masing-masing.
"Assalamualaikum anak-anak," ucap Bu Karin saat memasuki ruangan.
"Walaikumsalam buk," sahut para siswa kompak.
"Perkenalkan, nama saya Karina Atalia. Saya guru Bahasa Indonesia sekaligus wali kelas kalian," ucapnya sambil tersenyum hangat.
"Oh iya, karena ini hari pertama, ibu mau tau nama-nama kalian semua. Jadi, silakan kalian memperkenalkan diri satu per satu," jelas Bu Karin.
"Dimulai dari Naura dulu," katanya sambil melirik Naura.
"Baik Bu," jawab Naura lalu maju ke depan.
Namun saat berjalan, kaki Naura tersenggol kaki Cakra hingga ia hampir jatuh. Untungnya, Rakha cepat-cepat menangkapnya. Posisi mereka sekarang begitu dekat, mata mereka pun saling bertatapan. Tatapan tajam Rakha menusuk ke arah Naura.
"Ehem,," gumam Aksa sambil batuk-batuk kecil.
Rakha dan Naura langsung sadar, buru-buru menjauh.
"Nau, Luh nggak papa?" tanya Cakra yang tadi nggak sengaja bikin Naura hampir jatuh.
"Gak papa kok," jawab Naura sambil merapikan seragamnya.
"Makasih!" ucap Naura singkat.
"ih, kalo ga gw tolongin jatuh Luh!" celetuk Rakha sambil balik duduk.
Naura cuma melempar tatapan sinis ke arah Rakha.
"Yaudah Naura, perkenalan ya," ucap Bu Karin.
Naura menghela napas sebentar lalu memperkenalkan diri. "Perkenalkan, nama saya Elisa Naura Ebalend. Biasa dipanggil Naura, umur saya 17 tahun. Saya pindahan dari Aleksander School."
Naura memang pindah karena sekolah ini lebih dekat dengan rumahnya.
"Tepuk tangan untuk Naura," ujar Bu Karin.
"Kamu boleh duduk, Naura."
Naura berjalan ke bangkunya, tapi sebelum duduk ia sengaja menginjak kaki Rakha sekuatnya.
"Aww,,, ahkk,, kok Luh injek kaki gw!" teriak Rakha sambil memegangi kakinya.
"Naura, kamu ga boleh gitu sama temen kamu," tegur Bu Karin sambil tetap tersenyum.
"Yaudah, sekarang Rakha. Kamu perkenalan. Tapi kaki kamu ga apa-apa kan?" tanya Bu Karin.
"Ya Bu, gak papa. Cuma sakit dikit doang kok," jawab Rakha sambil tersenyum tipis.
Rakha maju lalu berkata,
"Perkenalkan, nama saya Raden Rakha Daniswarah. Umur saya 17 tahun. Saya pindahan dari High International School."
Rakha pindah sekolah karena terlalu banyak masalah di sekolah lamanya—mulai dari ikut tawuran, sampai urusan geng motor. Ayahnya pun memutuskan memindahkannya ke Mega Pelita Kreasi School agar ia bisa berubah.
"Wah, beri tepuk tangan untuk Rakha," ucap Bu Karin.
"Kamu boleh duduk, Rakha."
"Baik Bu," balas Rakha lalu kembali ke bangkunya.
Satu per satu murid lain pun memperkenalkan diri, termasuk geng Rakha dan geng Naura.
***
Tringg,,,,, tringg,,,,,
Bel tanda pulang berbunyi. Seluruh siswa di Mega Pelita Kreasi School mulai berkemas, termasuk kelas Naura.
"Kalian semua boleh pulang, hati-hati ya," ucap Bu Karin.
"Yah Bu," sahut murid-murid serempak.
Di koridor, Rakha dan gengnya berjalan menuju parkiran. Gaya mereka yang cool membuat banyak siswi menatap kagum.
"Wahhh, ganteng banget!"
"Ucul banget sih yang belakang."
"Yang depan, aaaa…"
"Gw mau yang depan, parah!"
"Damage-nyaaa…"
Begitulah reaksi cewek-cewek yang terpesona melihat langkah mereka.
Sesampainya di parkiran, Arvin membuka suara, "nongkrong yuk ke basecamp," ucapnya sambil pasang helm.
"Setuju lah gw," sahut Dafi.
***
Lanjut?
Vote
Commen
💫RADEN RAKHA DANISWARAH💫
KAMU SEDANG MEMBACA
Rakha (End)
Novela JuvenilSeorang anak CEO besar! Ia di jodohkan dengan anak perusahaan terbesar di jakarta pusat!. ELISA NAURA EBALEND RADEN RAKHA DANISWARAH Start: 19 Juni 2023. Finis: 11 November 2023. Murni cerita🥀 KALAU GAK SUKA, GAK USAH BACA! SELAMAT MEMBACA ☺️👍
