Pagi hari di keluarga Daniswarah, wanita yang diberi gelar Daniswarah itu tampak panik, karena mereka kesiangan tidak sekolah.
"Khaa... bangun, kita kesiangan!!" ucap Naura sedikit panik.
Rakha langsung membuka matanya, lalu menjawab dengan santai. "Gak panik!" Ia tertawa terbahak-bahak sambil mencium istrinya.
"Kok gak panik sih? Aneh banget ini anak, ketua Dark Eagle lucu juga ya?" gumam Naura sambil tersenyum.
"Aduhh... sakit banget," keluh Naura yang masih kesulitan berjalan akibat kenakalan Rakha.
"Masih sakit, cayang?" tanya Rakha sambil mengulurkan tangannya. Ia lalu menggendong istrinya yang memakai jaket hitam, sementara dirinya mengenakan sweater putih.
"Rakha, aku mau dibawa kemana?" tanya Naura.
"Kita jalan-jalan ke mall, belanja semua yang kamu suka," ajak Rakha, masih menggendong istrinya sampai ke mobil di garasi.
"T-tapi kan aku masih sakit. Aku malu kalo orang tau," ucap Naura yang duduk di kursi samping supir.
"Gak apa-apa, sayang. Kita belanja sesuka kamu. Lagian kamu udah bikin aku puas tadi malam," balas Rakha sambil menyetir menuju mall.
Sesampainya di mall, Rakha berniat menggendong Naura lagi, tapi istrinya menahan.
"Bener bisa jalan?" tanya Rakha sambil menuntun Naura.
"Iya!" jawab Naura sambil menahan sakit, berjalan perlahan.
"Mau belanja apa?" tanya Rakha.
Naura menunjuk ke arah toko baju.
"Mau beli baju dulu?" tanya Rakha, lalu menuntun istrinya ke sana.
"Gajadi deh, Kha. Perut gw mual banget," ucap Naura dengan wajah pucat. Ia berjalan pelan ke arah toilet mall.
"Istri gw kenapa ya? Apa gue bawa ke rumah sakit aja?" gumam Rakha bingung.
Ia buru-buru nyusul ke toilet, dan benar saja, Naura sedang muntah. Wajahnya pucat.
"Nau, kita ke rumah sakit ya!" ucap Rakha panik, langsung menggendong istrinya keluar meski dilihat banyak orang. Ia tak peduli, yang penting kesehatan istrinya.
Sesampainya di mobil, Rakha mendudukkan Naura, lalu melajukan mobilnya ke RS Citra Medika yang dekat mall. Begitu tiba, ia kembali menggendong istrinya masuk ke ruang dokter.
"Ada apa ini, Pak?" tanya dokter bingung, melihat Rakha panik sementara Naura hanya terlihat pucat.
"Istri saya, Dok. Tadi muntah dan katanya mual," jelas Rakha agak terburu-buru.
"Baik, saya periksa dulu," jawab dokter sambil mulai memeriksa Naura.
"Gak disuntik kan, Dok?" tanya Naura dengan wajah panik.
"Gak kok, Bu," jawab dokter sambil tersenyum.
Rakha yang berdiri di samping istrinya langsung bertanya, "Gimana, Dok?"
Dokter tersenyum lebar. "Alhamdulillah, istri bapak hamil!"
"Yess! Jadi ayah gw!" teriak Rakha kegirangan.
"Manjur juga beni gw!" celetuknya sambil nyengir. Dokter yang dengar hanya tertawa lirih.
"Apaan sih, Rakha, bikin malu aja. Tapi... ini beneran aku hamil?" batin Naura masih tak percaya.
Naura menoleh ke dokter. "Oh ya Dok, kalo hamil muda gak boleh kan melakukan hubungan itu?" tanyanya sambil melirik Rakha.
Dokter tersenyum. "Betul, apalagi ini kehamilan pertama. Harus dijaga, gak boleh banyak gerak dan cukup istirahat."
KAMU SEDANG MEMBACA
Rakha (End)
Fiksi RemajaSeorang anak CEO besar! Ia di jodohkan dengan anak perusahaan terbesar di jakarta pusat!. ELISA NAURA EBALEND RADEN RAKHA DANISWARAH Start: 19 Juni 2023. Finis: 11 November 2023. Murni cerita🥀 KALAU GAK SUKA, GAK USAH BACA! SELAMAT MEMBACA ☺️👍
