Sore itu sekitar jam 4, Naura lagi rebahan di kasur, tidur siang nyenyak banget sampe males gerak.
Dari bawah rumah, terdengar suara teriak-teriak."Nauraaa… buka pagar woy!"
"Nau jangan molor mulu kek kebo!"
"Naura gue haus nih!"
"ELISA NAURA EBALEND!!!"
Naura ngedumel sambil nutup kuping pake bantal. "Astaga, berisik banget sih! Ya Allah, kuatkan telinga hamba-Mu ini," gerutunya sambil nyibak selimut.
Pas keluar kamar, Delisa nyamperin dari ruang tamu. "Eh, udah bangun? Itu temen kamu rame banget di luar," katanya.
Naura nguap lebar. "Iya mah, mereka udah izin tadi di sekolah."
"Kirain mendadak, bikin kaget aja," sahut Delisa.
Naura buka pintu depan dan teriak. "Masuk aja, pager nggak gue kunci!"
Begitu pintu kebuka, rombongan cewek-cewek langsung nyamperin.
"Yaelah Nau, lo kok nggak bilang sih kalo pager nggak dikunci. Kita nunggu lama banget tau, panas lagi! Kulit gue kan sensitif," keluh Putri sok imut.
Naura melotot. "Gila lo, Put."
"Nau, gue kangen banget sama lo!" Adara langsung meluk Naura.
"Apaan sih, baru tadi ketemu di sekolah juga, Dara binti Suep," jawab Naura ketawa.
"Eh-eh, gue ada berita heboh!" seru Queen semangat.
"Apaan tuh?" Yuenda ikutan kepo.
"Ngobrolnya di taman belakang aja yuk. Biar enak sekalian ghibah," ajak Putri.
Mereka geser ke taman belakang rumah Naura yang adem, ada kolam ikan bening dan tanaman rapi.
"Gw haus banget, mana minum Nau?" Adara langsung manyun.
"Belom juga mulai ghibahnya udah teriak haus aja," celetuk Yuenda.
"Yaelah Yu, namanya juga tenggorokan gue kering abis neriakin nama Naura tadi. Mau kena dehidrasi gue, tau nggak!?" Adara pasang muka kesel.
Naura ngakak. "Bibi lagi nyiram tuh, panggil aja."
Adara langsung teriak lebay. "Bi Ida yang cantik, seksi, menggoda! Bikinin kita minum dong, yang spesial ya Bi!"
"Iya, Non Adara," jawab Bi Ida senyum-senyum.
Sambil nunggu minuman, Naura nyodorin topik. "Eh Queen, berita tadi apaan?"
Queen duduk tegak. "Ini bener-bener bikin gue shock parah!"
"Apaan sih, cepetan," Putri udah nggak sabar.
Queen akhirnya cerita, "Jadi, Rakha itu musuhan sama dua geng motor besar. Namanya Reveelix sama Tiger. Lo tau kan, Dark Eagle aja udah ngeri, eh ternyata dia masih punya lawan."
Naura melongo. "Hah? Reveelix?!"
"Iya kenapa lo?" Queen melotot.
Naura ngelus jidat. "Itu geng motor abang gue…"
Semua cewek serempak kaget.
"APAAN!?"
"Iya serius. Tapi abang gue udah cabut dari dunia geng, sekarang dia nerusin perusahaan bokap," jelas Naura.
"Edan sih, abang lo keren banget bisa ninggalin dunia begituan," kagum Vinia.
"Tapi ganteng juga sih," seloroh Putri.
Naura nyengir geli. "Tau dari mana lo, Put?"
"Kan kemarin lo nunjukin fotonya," jawab Putri santai.
"Serah lo dah," Naura geleng-geleng.
Nggak lama Bi Ida dateng bawa nampan minuman segar. Adara langsung nyamber gelas pertama.
"Woy, kayak orang nggak minum seminggu!" Yuenda nyeletuk.
"Berisik lo!" Adara manyun.
Abis ngobrol lama, akhirnya hari makin gelap. "Udah ah, cabut kita. Dadah Nau!" seru Adara sambil lari keluar bareng yang lain.
Naura cuma ngibasin tangan. "Hati-hati di jalan woy!"
***
Lanjut?
Vote✨
Commen 🥀
Rame kan ya🤍
Maaf sebelumnya banyak yang typo🙏
RADEN RAKHA DANISWARAH 💫
KAMU SEDANG MEMBACA
Rakha (End)
Подростковая литератураSeorang anak CEO besar! Ia di jodohkan dengan anak perusahaan terbesar di jakarta pusat!. ELISA NAURA EBALEND RADEN RAKHA DANISWARAH Start: 19 Juni 2023. Finis: 11 November 2023. Murni cerita🥀 KALAU GAK SUKA, GAK USAH BACA! SELAMAT MEMBACA ☺️👍
