chapter 05

6.9K 397 1
                                        

Masih di tempat yang sama, Rakha dan Naura masih berada di toilet sekolah. Akhirnya Naura mengeringkan baju Rakha menggunakan tisu. Yah, walaupun Naura melakukannya dengan terpaksa, ia sadar juga kalau dirinya memang sengaja menumpahkan minuman ke baju Rakha.

Di luar, curut-curut mereka ternyata sudah lama mengintip sejak tau Rakha dan Naura ada di dalam toilet.

"Ehh,, gw takut Naura di apa-apain Ama sih Rakha" rengek Queen cemas.

"Eh,, quen gak mungkin Rakha ngelakuin hal begitu sama Naura" ucap lirih Cakra.

"Iya, bener kata Cakra, Rakha ga pernah kok ngerusak cewek" lanjut Arvin.

"Yah,, kita juga takut kalii, temen kita digituin" sambung Yuenda.

"Iya bener kata Yuenda, kalo sempet Naura kenapa-kenapa atau di apa-apain Ama sih Rakha, kalian… kita nih para WCM WANITA CANTIK MEMPESONA akan buat kalian gak bisa jalan" lontaran Vinia yang cukup bikin anak DARK EAGLE kaget. Mereka malah lebih takut sama cewek-cewek itu dibanding musuh mereka sendiri.

"Setuju!" jawab cewek-cewek itu kompak.

"Iya-iya, tenang aja kali" balas Dafi.

"Kita sampai kapan nunggu mereka berdua keluar, capek ini duduk-duduk Mulu" tanya Adara dengan nada malas.

"Iya nih, mana bentar lagi masuk" sambung Putri.

Sementara itu, di dalam toilet, Naura masih sibuk mengeringkan baju Rakha.

"Kenapa sih kancing baju Rakha kebuka, keliatan lagi dada nya" batin Naura.

"Napa Luh diam?" tanya Rakha.

"Kancing Luh tuh kebuka" jawab Naura.

"Pasangin cepat."

"Lah, kok gw sih?"

"Udah cepat kalo gak, gw teriak nih biar satu sekolah kedengaran dan mereka tau kalo kita di kamar mandi berdua."

"Jangan, bisa bahaya."

"Yaudah cepet pasangin kancing baju gw."

"Iya-iya."

Dengan wajah kesal, Naura akhirnya memasangkan kancing baju Rakha yang terbuka di bagian dada itu. Tak lama, bel pun berbunyi.

Tringg,,,,,,, tringg,,,,,,,,

"Dah yuk keluar" ajak Rakha.

"Emm," Naura hanya menggumam.

Saat mereka keluar dari toilet, keduanya terkejut melihat curut-curut mereka sudah berdiam diri di depan pintu.

"K-kalian,, ngapain d-disini?" tanya Naura terbata dengan wajah terkejut.

"Eh Nau,, Luh ngapain di toilet" gumam Adara sambil langsung memeluk Naura.

"Gw disuruh si resek nih, keringkan baju nya" jawab Naura.

"Luh gak di apa-apain kan Nau,, sama Rakha?" tanya Vinia.

"Gak kok" jawab Naura santai.

"Udah yuk kita masuk soal nya udah bel" ajak Naura.

"Eh, kita baris di aula sekolah, anak-anak tadi yang bilang" balas Yuenda.

Mereka semua pun menuju aula sekolah. Sementara curut-curut Rakha hanya terdiam, karena sudah dikode lewat tatapan mata Rakha supaya gak ikut campur. Mereka jelas takut, cukup dikasih kode aja langsung nurut.

"Jadi, maksud bapak mengumpulkan kalian di aula sekolah adalah, bapak akan mengadakan camping ke Puncak Bogor. Jadi anak-anak semua wajib ikut karena kegiatan pembelajaran ilmu pengetahuan alam untuk di luar sekolah" ucap Pak Brama, kepala sekolah Mega Pelita Kreasi School.

"Baik pak" jawab siswa-siswa serentak.

"Sekarang anak-anak kita izinkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing untuk membereskan barang yang ingin dibawa" lanjut Pak Brama.

Seluruh siswa pun meninggalkan aula, hanya menyisakan geng cewek dan cowok itu.

"Pokok nya gw harus cantik jelita dan mempesona" bangga Putri.

"Setel gila Luh" balas Arvin.

"Iri yah" ejek Putri.

"Ihhh,,," Arvin langsung pasang muka jijik.

"Nanti suka Luh pada" gumam Rakha.

"Gila-gila Luh" balas Putri.

"Cie,, ciee,,," sambung Adara.

"Udah yuk cabut, pulang ke rumah masing-masing" gumam Naura sambil jalan perlahan.

"Eh Nau gw ke rumah Luh ya" lontar Queen.

"Kita jugaa" sambung Adara dan Vinia agak keras.

* * * * *

Lanjut?

Vote ✨

Commen 🥀

Maaf sebelumnya kalo banyak yang typo🙏

RADEN RAKHA DANISWARAH 💫

Rakha (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang