Chapter 19: Rumah Sakit

87 64 81
                                        

"udah jam tujuh, Lova kemana ya.. kok belum pulang" Antara melirik jam yang berada di atas nakas, ia mulai mencemaskan keadaan adiknya, setelah ia menyadari bahwa adiknya tak pulang ke rumah saat sekolah sudah berakhir.

"Huft..." Antara menghela nafas lelah, ia menghamburkan tubuhnya di atas sofa yang berada tepat di ruang tamu.

Sekilas ingatan buruknya kembali terputar di benaknya. Membuat perasaanya kembali aneh. Sungguh aneh, karena dia sendiri tak tahu harus mendeskripsikannya bagaimana lagi.

Antara duduk dengan kaki yang terlipat sejajar dengan dagunya. Ia membenamkan wajahnya di sana dan mencoba berpikir positif supaya ingatannya tak kembali memburuk.

Ting!

Ting!

Oh apa itu? Ada suara yang cukup nyaring terdengar di telinga Antara, itu berasal dari handphone-nya. Ia segera meraih handphone-nya lalu membuka layar kunci berbasis sidik jari dan juga sandi.

Coba tebak sandinya nama siapa:v

A. Antara

B. AquKodoq

C. Arashnan

D. Kambingbule

Silahkan berpikir kerass🔥

Setelah kunci terbuka, ternyata ada notifikasi pesan dari salah satu orang tuanya. Siapa dia?

Antara kembali menekan tombol aplikasi, dia menuju ke salah satu aplikasi yang bernama WhatsApp. Dia membuka dan seketika terdapat dua pesan dari Adnan yang menanyakan..nya? Atau.. Lova?

Dan ternyata, Adnan hanya menanyakan perihal Zealova pada Antara. Dia seakan melupakan kedua anak kandungnya sendiri, darah dagingnya sendiri.

───────────────

Room Chat Papa-Antara

───────────────────────────────────

Dua pesan belum dibaca

papa

°°──────────────────────
┊Antara, gimana keadaan Lova?
Dia nggak papa kan di rumah?
╰─────────────────── ⃟
°°────────────────────────────

┊Papa sama mama khawatir sama Lova
╰───────────────────────── ⃟

───────────────────────────

Antara mengernyitkan keningnya ketika membaca kalimat demi kalimat yang ditulis oleh Adnan padanya.

"Papa cuma nanyain Lova? Aku sama Zia nggak gitu? Cih! Keterlaluan". Gerutunya merasa kesal, ia merotasikan bola matanya malas.

──────────────────

Antara

°°─────────────────────
Dia baik-baik aja kok, Pa..┊
╰──────────────── ⃟•••

Papa
°°────────────────────────────
┊Yaudah, kamu juga jangan lupa belajar
biar nilai kamu bagus! Papa nggak sudi
punya anak yang nggak berprestasi!
╰───────────────────────── ⃟

-Aqueenza [✓]-Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang