Markas pelatihan penyihir Front Barat, Districk Tourusm.
Mengambang di langit biru dibawah awan seputih kapas. Titik titik hitam terbang seirama seperti burung jalak.
Itu adalah para rekrutan baru Departemen sihir yang sedang melakukan latihan rutin.
"Oke, bidik targetnya dan tembak serentak ganti, ulangi bidik targetnya dan tembak serentak"
Luis memberikan intruksi di daratan menggunakan microfon jarak jauh. Selama 2 minggu ini para anggota baru telah banyak berkembang. Kemampuan mereka untuk melakukan sihir tipe rendah dan menengah bisa di bilang sempurna. Namun Kemampuan mempertahankan diri di udara mungkin menjadi sebuah kesulitan untuk mereka. Mereka perlu di latih lagi untuk bisa bertahan di udara dalam waktu berjam jam tanpa harus mengalami kenaikan suhu.
Luis mewajarkanya karena mereka masih tergolong sangat muda untuk harus segera mempelajari ini.
"Regu satu berhasil melakukan serangan ganti"
"Kerja bagus"
Luis telah membagi mereka menjadi 3 regu berbeda, itu adalah angka yang sangat sedikit melihat wilayah Front barat yang sangat luas. Dia tahu perekrutan masih berlangsung untuk Academy lain dan kedepanya jumlah personel mereka akan bertambah.
"Regu dua berhasil melakukan serangan ganti"
"Kerja bagus"
Dia masih dalam kebingungan dalam melatih regu tiga, karena regu mereka selalu dalam kesulitan menjaga kekompakanya. Kesenjangan kemampuan disana terlalu jelas. Tidak seperti regu 1 dan 2 yang memiliki kemampuan yang bisa terbilang hampir sama untuk setiap anggota.
Di dalam regu 3 Luis bisa melihat dengan jelas orang orang berbakat dan yang masih berkembang dengan lambat. Terutama gadis bernama Philia itu, kemampuanya tidak selaras dengan teman temanya, dan sering kali meninggalkan beberapa anggotanya. Kecepatan terbangnya tidak normal untuk kalangan yang baru saja di didik.
"Regu tiga dimana laporanya ganti"
"Lapor pa ada masalah,barisan terpecah tidak memungkinkan untuk menembak serentak"
Luis menatap langit mencari posisi regu tiga. Dia bisa melihat formasi mereka berantakan, beberapa orang mulai tertinggal di belakang dan sebagian lain telah terbang dengan kecepatan tinggi.
Ini kacau Luis berdecak kesal
"Semua regu 3 mendarat sekarang juga, ganti"
Ucapnya dengan nada marah
"Baik pa.."
Luis menghela nafas, bagaimana bisa mereka bertahan dari serangan musuh jika formasi mereka berantakan, barisan mereka akan dengan mudah di pecah belah hanya dengan beberapa ledakan. Dan komando mereka tidak searah dengan perintah.
Regu tiga mulai mendarat di landasan, suara besi memenuhi lapangan yang datang dari alat di kaki mereka. itu adalah sebuah yang mampu memanipulasi udara. Seperti senapan serbu alat ini juga di peruntuhkan untuk para penyihir mengisikan energi mana mereka.
"Ada apa dengan kalian, barisan kalian tercerai berai, jika musuh melihat itu mereka hanya akan menertawakan kalian"
Semuanya hanya bisa diam dengan kemarahan pelatih mereka.
"Semuanya ambil posisi push up"
Dengan sigap semua regu 3 menuruti itu.
"10 seri dari sekarang"
"Siappp" serentak semuanya menjawab.
"Terkecuali kau Philia, ikuti aku kita harus berbicara"
Philia mendenar itu berdiri dari posisinya mengikuti Luis masuk ke dalam ruanganya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEMESIS The Demon from Empire
Fantasykehadiranya dalam medan perang menjadi sebuah Terror tersendiri bagi musuh musuhnya. Seorang Tentara ternama berenkarnasi menjadi seorang gadis berambut perak dengan dianugrahi sihir yang besar. Dengan pengalaman dan ilmu di kehidupanya yang lalu m...
