Suara langkah kaki dari ribuan orang berlari dengan cepat menciptakan suara gemuruh yang memenuhi medan. di ikuti kendaraan lapis baja dari belakang mereka. dengan bangga dan wajah penuh kemenangan mereka berlari bersama di iringi sebuah lagu kebangsaan setelah penyihir mata mata mereka menemukan bahwa Kekaisaran telah menyerah dan mengumpulkan semua Logistik mereka beserta bendera putih.
Dengan cepat dan mudah mereka bergerak mamasuki Kamp Pertahanan Florida milik Kekaisaran. mengabaikan untuk memeriksa daerah sekitar semua tentara malah tergiur dengan tumpukan wine yang di kumpulkan di pusat Kamp. Beberapa dari mereka sedikit kecewa karena para wanita telah pergi dari sana.
Dengan mudahnya mengclaim kemenangan mereka hanya dari sebuah pemindaian mata mata.
"hahaha, para pengecut itu lari ketakutan"
"yah mereka benar benar sampah"
"lihat semua tumpukan logistik ini dan semua ini masih utuh"
"mereka pasti tidak sempat membawanya karena tergesa gesa"
"cepat laporkan bahwa wilayah musuh telah dikuasai dengan mudah tanpa perlawanan"
mereka benar benar lengah dan mulai menari nari di iringi sebuah lagu. dan dengan cepat membagikan wine dan meminumnya bersama sama. mereka benar benar berpesta ria melepaskan semua kelelahan mereka selama ini dan mencurahkan keluhan mereka pada alkohol.
Para petinggi Saxony menjadi sedikit curiga dengan keadaan yang ada, ini bukanlah cara Kekaisaran berperang, mereka tidak akan menyerah semudah itu. Serta menumpuk logistik mereka di satu tempat bukankah itu suatu hal yang aneh. mereka memerintahkan 1 kompi penyihir mereka sekali lagi untuk memeriksa daerah sekitar dan itu masih tetap sama seperti sebelumnya, jadi mereka menunggu selama 3 jam sebelum memasuki kamp di khawatirkan itu adalah jebakan.
namun selama itu mereka tidak mendengar adanya serangan apapun. segera mereka merayakan kemenangan mereka.
mereka dengan bangga berhasil membalas Sang Kaisar untuk tahun tahun lalu dan merasa bahwa mereka adalah kumpulan orang orang jenius yang berhasil memenangkan sebuah perang tanpa perlawanan.
dengan cepat mengirim unit Altileri dan penyihir mereka untuk masuk ke dalam kamp dan mengikuti pesta kemenangan mereka.
--------------------------------------------
"no 3F disini, semua unit harap tahan tembakan kalian"
Menghubungi setiap unit yang di sambungkan menjadi satu komando penuh. itu di pegang oleh seorang gadis bersurai perak yang kini sedang bersembunyi di atas bukit curam dari balik semak semak beserta dengan semua Regu 3. Sekarang dia telah melihat tentara musuh telah berkumpul pada satu titik dan sedang berpesta foya, mereka telah 3 jam menyaksikan ini dan menahan amarah mereka dari balik persembunyian, menatap ke arah musuh musuhnya dengan mata penuh dendam yang telah merenggut nyawa rekan mereka di Arlern.
darah mereka sudah mendidih, gigi mereka sudah bersentuhan dengan keras menyimpan kesabaran mereka pada sebuah komando dari Philia.
"ini L2 kepada no 3F ganti"
itu adalah kode untuk Luis yang Philia berikan untuknya. kemarin dia benar benar membentaknya, itu adalah balasan untuk beberapa hari yang lalu karena membetaknya tanpa mengetahui permasalahan regu 3. Luis di tempatkan di dalam gorong gorong bersama regu 1 yang telah siap melesat ke udara dengan senjata sihir mereka.
"2 kompi penyihir Saxony telah berkumpul di titik target beserta para petinggi militer, kita bisa langsung melakukan serangan sebelum mereka mulai berpencar"
Philia merasa ada yang aneh bukankah dari laporan pihak Saxony memiliki 3 kompi. kemana perginya 1 kompi terakhir. Philia menggigit jarinya kesal itu akan menjadi sebuah masalah untuk rencana mereka. Nafasnya mulai terengah engah dia terus berpikir keras untuk mengatasi kompi terakhir Saxony yang hanya di sepelekan oleh para petinggi militer kekaisaran yang bersembunyi denganya di atas bukit. butuh usaha berat untuk memindahkan puluhan altileri beserta amunisinya naik ke atas bukit dalam waktu 24 jam. Philia beruntung dirinya terlahir di dunia yang mengenal sihir yang dapat dengan mudah membantunya mengangat semua itu.
Menatap ke arah langit yang mendung dan gelap, memejamkan matanya untuk sementara untuk memperkuat tekadnya.
Dia ingin sekali menahanya dan menunggu mereka berkumpul tetapi itu akan menjadi sebuah masalah lagi jika para pasukan Saxony sudah menyebar.
bisa bisa rencana yang dia susun akan tercerai berai dan Kekaisaran akan mengalami kekalahan.
Hari ini adalah penentu nasib Kekaisaran di Front barat.
Para regunya tidak percaya dengan ini semua, bahwa Philia yang selama ini mereka hina telah membuat rencana ini, mereka telah salah menilainya dan segera merubah pandangan mereka tentangnya.
Para petinggi sudah tidak sabar dari balik semak semak untuk menyerang dan menghabisi semua musuhnya. Mereka telah memberikan komandonya kepada Gadis itu. Mereka tidak mempunyai pilihan lagi, hanya itu yang bisa mereka lakukan.
"Komandan" bisik Heiar di samping Philia
Dia mulai mencoba mendekati komandanya tetapi bukan dalam artian suka. Dia hanya mengaguminya setelah selama ini mengenalnya.
"ya"
"aku curiga bahwa kompi terakhir Saxony terbang jauh ke timur sepertinya mereka terus melakukan antisipasi dari serangan bantuan dari Kekaisaran.
Philia juga berfikir seperti itu, mereka pasti akan sibuk disana, setelah menghabisi para kecoa ini mereka harus segera bersiap menghadapinya. lagi pula mereka memiliki sistem pertahanan udara.
"apa kau siap, dengan sesuatu yang kau benci bukan" tanya Philia tersenyum lembut ke arah Heiar.
Heiar hanya tertawa ringan mengingat pertama kali dia bertemu denganya.
mereka semua sudah mulai kelaparan berdiam diri di dalam persembunyian dari kemarin. Dia tidak mempunyai pilihan lain.
Dengan senyumanya yang lembut namun kejam.
"Semua unit, mulai pestanya"
Wadun gimana tuh pestanya apakah meriah 😁😁😁
Kalian ada yang mau ikut berpesta foya ga
KAMU SEDANG MEMBACA
NEMESIS The Demon from Empire
Fantasíakehadiranya dalam medan perang menjadi sebuah Terror tersendiri bagi musuh musuhnya. Seorang Tentara ternama berenkarnasi menjadi seorang gadis berambut perak dengan dianugrahi sihir yang besar. Dengan pengalaman dan ilmu di kehidupanya yang lalu m...
