24

5.7K 585 17
                                        

Berdiri menatap lantai dihadapan Luis yang duduk dengan kesal. Tanganya terus mengetuk ngetuk meja tempatnya menempelkan tanganya.

Matanya menatap gadis di depanya seakan sudah menyerah untuk menegurnya. Tidak lama ini dia telah mencapai prestasi namun sekarang dia telah menimbulkan lagi masalah untuknya.

"Kemarin aku dengar Feins dirawat, kakinya mengalami cedera dan sekarang kau menghancurkan alat sihir yang terbilang cukup terbatas"

"Ya itu terdengar cukup disayangkan, tapi itu tidak sepenuhnya salahku"

Luis berdecak kesal.

"Kau masih bisa saja mengelak, aku benar benar akan memberimu skorsing  dan menjadikanmu petugas kebersihan" ucap luis sambil memegangi kepalanya seakan mengalami migren.

"Hanya itu saja?" Ucap Philia ringan

"Apa maksudmu hanya itu saja ?, apa kau mau melakukan sesuatu yang lebih berat" ucap Luis heran

"Tidak Letnan, aku menerimanya dengan senang hati"

Luis menghela nafas, dia pikir pekerjaanya di garis belakang akan berjalan lancar, namun suatu masalah pasti akan terjadi.

"Lagi pula ada surat undangan untukmu" ucap luis memberikan sebuah surat.

"Markas pusat ? "

"Bukan ini dari kekaisaran, sepertinya mereka tertarik dengan laporan kapasitas sihir yang kau miliki, selama skorsing kau penuhi undangan itu dan jangan buat masalah atau menendang pria karena kesal mengerti"

Philia mengganguk paham. Bibirnya tersenyum alami. Ini adalah kesempatan dirinya untuk menunjukan bakatnya dan membuat batu loncatan untuk duduk di bangku para petinggi.

"Kalau begitu kau boleh melakukan bersih bersihnya, sekarang pergilah dan selesailan hukumanmu"

"Baik"

Philia menutup pintu ruangan dengan hati hati sembari membawa surat undangan. Dia melonat loncat dengan bahagia sambil mencium surat itu dengan gila.

"Akhirnya aku tidak perlu menunggu lama untuk moment ini, kesempatan emas aku tidak boleh menyianyiakanya, tidak ada lagi aroma bubuk mesiu dan suara bising ledakan"

Berjalan ke arah ruang kebersihan sambil meloncat dengan riang seakan sedang jatuh cinta. Memikirkan kata kata yang dapat menarik simpati keluarga kekaisaran dan membuat dirinya di promosikan.

***

"Kenapa....?"

"Anda harus berdandan, tidak sopan berpakaian di depan keluarga kekaisaran dengan pakaian dinas itu"
Ucap seorang perawat yang di minta Luis untuk menyiapkan kepergian Philia.

"Ini mungkin tidak apa apa, lagi pula mereka pasti paham bahwa diriku berasal dari garis depan"

"Tidak ada kecuali, lihat aku sudah menyiapkan gaun untukmu"
Ucap perawat itu memperlihatkan gaun sederhana berwarna kuning.

Philia merinding melihat itu, bisa bisanya tentara sepertinya mengenakan hal hal seperti ini. Selama menjadi wanita dia tidak pernah mempercantik dirinya layaknya seorang wanita. Merasa nyaman dengan tampil seadanya juga sudah membuatnya cantik dan sopan.

"Gadis mana yang tidak menyukai hal hal seperti ini, anda benar benar aneh"

"Apa yang aneh?, itu adalah kebebasan berpakaian" 

"aku tidak mengerti apa kebebasan yang kau maksud tapi ini adalah norma di kekaisaran, jika kau tidak mau memakainya aku akan melaporkanya kepada Luis"

NEMESIS The Demon from EmpireTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang