Hujan makin deras, Aya kembali menatap kearah luar.
"Hujan lebat begini malah harus kembali, kan bahaya" Aya sambil merapikan baju.
Beberapa pelayan masuk.
"Ada apa?" tanya Aya melihat segerombol pelayan masuk.
"Kami ditugaskan untuk mengemas barang putri," jawab salah satu pelayan.
"Sudah biar aku saja, aku sudah biasa kok" ucap Aya.
Pelayan dengan sigap mengambil koper-koper dan mulai merapikan pakaian Aya.
"Baiklah kalau kalian memaksa," Aya berdiri.
Berjalan ke arah jendela.
"Putri tidak bersiap?" tanya seorang pelayan.
"Aku pakai gaun ini saja. Lagian kita juga akan ke istana Prada kan bukan ke istana Windrove, jadi pakai gaun biasa saja juga gak apa-apa," jawab Aya.
Pangeran masuk.
"Sudah siap semua?" tanya Pangeran.
Aya berjalan menghampiri Pangeran.
"Apa kamu yakin kita akan berangkat sekarang? Cuacanya lagi gak bagus loh," tanya Aya.
"Semua sudah siap di bawah jadi mau tidak mau harus berangkat," jawab Pangeran.
"Tapi kasihan nanti pengawal kehujanan dan jalan dari sini menuju istana pun tidak begitu bagus," ucap Aya.
Pangeran berpikir.
"Pangeran semua sudah siap untuk berangkat," Felix datang.
"Baiklah kami akan segera turun," ujar Pangeran.
Felix pergi.
"Semua sudah siap, jadi bawa barang-barangnya ke bawah," sambung Pangeran.
Pangeran keluar dari kamar dan Aya mengikutinya dari belakang, bersama dengan para pelayan yang membawa barang bawaan Aya.
"Semoga hujan segera berhenti," ucap Aya.
Mereka sampai di depan pintu dan segera memasukkan barang mereka ke dalam kereta. Beberapa pelayan juga sudah masuk ke kereta yang sudah disediakan.
"Pak Jes, kami pamit ya" ucap Aya.
"Iya putri, hati-hati dalam perjalanan putri soalnya hujannya makin deras. Semoga putri dan rombongan sampai dengan selamat," pak Jester.
"Iya pak, lagian kalau bukan karna Fitz juga pasti tidak bakalan berangkat dengan cuaca seperti ini. Aku tidak tahu lagi jalan pikirannya bagaimana. Dia jadi pemarah sekarang," Aya berbisik.
"Putri," pelayan.
Aya berbalik.
"Apa putri mau bersama Ciko atau biar saya yang menjaganya?" tanya pelayan.
"Sementara ini kamu bersama Ciko dulu soalnya Pangeran lagi sensi, takutnya Ciko kenapa-kenapa lagi" jawab Aya.
"Baik putri," pelayan.
Pergi.
"Semua sudah siap?" teriak Pangeran.
"Siap" serentak.
"Apa yang kamu lakukan disini, cepat naik" Pangeran.
"Iya, iya" Aya pasrah.
Aya naik.
"Pangeran hati-hati dijalan," pak Jester.
"Iya pak. Terimakasih atas bantuan pak Jes selama Alicia ada disini, saya sangat berterimakasih kepada pak Jester" ucap Pangeran.
KAMU SEDANG MEMBACA
swapped soul
FantasiaPangeran Fitz Mercia adalah anak pertama dari ratu Luisa Mercia dan Raja Edward Mercia yang merupakan raja ke 3 yang memimpin kerajaan Penamorfi. Sudah saatnya untuk Pangeran Fitz untuk memilih calon Putri atau calon istri untuknya. Pangeran Fitz me...
