Saat Adela hendak meraih tangan Aya, Fitz datang dan mengejutkan Aya dan dengan cepat menurunkan tangannya.
"Adela, aku ingin berbicara berdua dengan Aya," ujar Fitz.
"Baiklah, aku begitu aku permisi dan silahkan nikmati waktu berdua kalian," ucap Adela lalu pergi dengan tersenyum.
"Ada apa?" tanya Aya.
"Kamu tidak boleh jauh-jauh dariku," jawab Fitz.
"Kenapa harus begitu?" tanya Aya.
"Agar Heinz tidak bisa mendekati kamu," jawab Fitz.
"Dia tidak mungkin lagi mendekati ku. Dia kan sudah mau cari istri, otomatis dia sudah melupakan Alicia," ujar Aya percaya diri.
"Itu hanya siasatnya saja, karena untuk menjadi seorang raja harus sudah beristri untuk bisa melanjutkan keturunan. Semua yang dia lakukan ini hanyalah untuk urusan politik saja dan dia masih mencintai Alicia," ucap Fitz.
"Kamu dan dia sama saja," ujar Aya.
"Gak, aku dan dia gak sama," bantah Fitz.
"Kalian kan menikah bukan kerena cinta tapi karena urusan politik kan," ucap Aya.
"Sudah jangan bahas lagi. Intinya kamu harus dekat aku terus" pinta Fitz.
"Iya, iya," jawab Aya.
...
Hari pemilihan pun sudah tiba dan kereta-kereta kuda dari setiap keluarga bangsawan sudah tiba satu persatu di istana. Semua anak perempuan dari keluarga bangsawan yang mencalonkan diri sudah hadir dalam aula dan menunggu acara pembukaan.
Semua keluarga kerajaan bersiap untuk menyambut mereka, Aya dan Fitz juga sudah siap dan berjalan ke arah aula kerajaan.
"Pangeran Fitz Mercia dan putri Alicia Mercia telah tiba," teriak penjaga.
Pintu terbuka kemudian Aya bersama Fitz berjalan masuk sambil bergandengan tangan. Semua orang terpukau melihat putri Alicia yang begitu anggun dengan gaun yang indah dan ketampanan pangeran Fitz yang sangat menyilaukan. Pasangan yang membuat semua itu melihatnya.
Tak lama kemudian Raja dan Ratu beserta Adela Mercia juga sudah tiba di aula. Sama seperti saat Fitz dan Alicia datang, para penjaga juga mengabarkan kedatangan Raja dan Ratu bersama putri Adela.
"Raja dan Ratu telah tiba bersama putri Alicia," teriak penjaga.
Pintu terbuka dan semua otomatis menunduk, termasuk Aya dan Fitz. Raja dan Ratu berjalan kearah singgah sana, sedangkan Adela ikut bergabung dengan Fitz dan Aya.
"Pangeran Heinz Mercia telah tiba," teriak penjaga.
Akhirnya bintang utama hari ini telah tiba dan semua mata tertuju padanya. Saat pintu dibuka, aura ketampanannya tidak perlu diragukan lagi. Dia berjalan dengan gagah dan begitu terhormat.
"Kenapa Alicia tidak memilih Heinz ya dulu, padahal pangeran Heinz tampan juga loh?" tanya Aya berbisik pada Fitz.
Fitz seketika menatap Aya dengan tajam.
"Kenapa menatap ku seperti itu?" Aya sedikit ketakutan.
"Karena Alicia memiliki selera yang lebih bagus ketimbang kamu," jawab Fitz memalingkan pandangannya.
"Oh ya? Tapi ketampanan kalian sebelas duabelas. Hampir mirip gitu," ucap Aya.
"Aku dua belas dan Heinz sebelas, itu berbeda ya" tegas Fitz.
"Kok jadi emosi dia," Aya nada kecil.
Aya kembali fokus ke acara pembukaan. Kata sambutan telah diucapkan oleh Raja didampingi dengan ratu. Sekarang giliran para putri bangsawan untuk menghadap satu persatu ke hadapan Ratu dan Ratu akan menilai dari kesan pertama mereka bertemu dengan Ratu. Satu persatu menghadap ke Ratu.
KAMU SEDANG MEMBACA
swapped soul
FantasiPangeran Fitz Mercia adalah anak pertama dari ratu Luisa Mercia dan Raja Edward Mercia yang merupakan raja ke 3 yang memimpin kerajaan Penamorfi. Sudah saatnya untuk Pangeran Fitz untuk memilih calon Putri atau calon istri untuknya. Pangeran Fitz me...
