Malam pun tiba dan waktunya untuk makan malam. Tentu saja Aya sudah berada di ruang makan dan menunggu Pangeran.
Semua hidangan sudah tertata rapi di atas meja dan semua terlihat sangat nikmat. Aya sudah tidak sabar untuk menyantapnya.
Kenapa Pangeran lama sekali, padahal aku sudah sangat lapar.
Beberapa lama Aya menunggunya tapi Pangeran tidak kunjung datang.
"Kenapa Pangeran belum datang, biasanya dia tidak akan lama seperti ini,"
Akhirnya Aya memutuskan untuk meninggalkan ruang makan dan menuju ke kamar Pangeran.
'tok...tok...tok..' Aya mengetuk pintu
"Pangeran," teriak Aya sambil mengetuk pintu.
Tidak ada jawaban.
Aya mulai khawatir.
"Pangeran, apa Pangeran ada di dalam?" tanya Aya gelisah.
'tok....tok...tok...'
"Pangeran," teriak Aya lebih keras.
Karena tidak ada jawaban akhirnya Aya meminta pengawal untuk membuka pintu. Alangkah terkejutnya Aya saat melihat Pangeran sedang kesakitan. Aya berlari dan mendekati Pangeran.
"Pangeran, apa yang terjadi?" tanya Aya.
"Pangeran sadarlah," teriak Aya menggoyangkan tubuh Pangeran yang lemas.
"Cepat panggil dokter," teriak Aya pada pengawal.
"Tidak usah, Felix sudah menjemputnya," ucap Pangeran dengan nada lemas.
"Apa yang terjadi? Kenapa Pangeran seperti ini?" tanya Aya khawatir.
Pangeran sudah tidak sanggup untuk berbicara.
Saat Aya memegang bahu Pangeran, Pangeran merintih kesakitan. Pangeran memegang tangan Aya dan melepaskan dari bahunya.
Karena penasaran Aya membuka pakaian Pangeran bagian bahu. Darah bercucuran dan luka yang sangat besar, sepertinya luka dari benda tajam.
"Pangeran," ujar Aya melihat Pangeran.
Aya bergegas mengambil kotak obat yang ada di kamar Pangeran dan mulai mengoleskan obat untuk luka Pangeran.
"Mungkin ini tidak akan berpengaruh banyak tapi akan menghilang rasa sakit sementara," ucap Aya.
Merintih kesakitan.
"Akan menghilangkan rasa sakit katamu, ini makin sakit," ujar Pangeran.
"Ya makanya tahan dulu, cuma sebentar kok," ucap Aya.
"Sudah, dokter akan sampai juga" ucap Pangeran.
"Maka dari itu, ini adalah pertolongan pertama. Jadi lukanya bisa di atasi dengan cepat," tegas Aya.
"Sudah diam saja, dari tadi bicara terus," sambung Aya.
Pangeran diam.
Aya mulai mengoleskan obat di luka Pangeran. Tidak lama kemudian dokter pun masuk dengan ditemani Felix. Dokter langsung memeriksa keadaan Pangeran.
Selagi dokter memeriksa Pangeran, Aya menarik Felix keluar.
"Apa yang sebenarnya terjadi. kenapa Pangeran bisa terluka seperti itu?" tanya Aya.
"Saat perjalanan pulang, kami dicegat oleh segerombolan orang yang tidak kita kenali dan mereka langsung menyerang kami," jawab Felix.
"Tapi kenapa hanya pangeran Fitz yang terluka seperti itu?" tanya Aya.
KAMU SEDANG MEMBACA
swapped soul
FantasyPangeran Fitz Mercia adalah anak pertama dari ratu Luisa Mercia dan Raja Edward Mercia yang merupakan raja ke 3 yang memimpin kerajaan Penamorfi. Sudah saatnya untuk Pangeran Fitz untuk memilih calon Putri atau calon istri untuknya. Pangeran Fitz me...
