Garis Batas
Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
Waktu terus memperbaiki kekurangannya Kini langit telah membuka hatiku Tidak seharusnya aku disini membiarkan diriku terjerembab dalam gelap yang lama
Seharusnya aku tidak disini Waktu yang berlalu tidak akan kembali
Aku menguatkan langkah yang lemah untuk segera menemukan jalan keluar Pelangi indah karena dia berwarna-warni Simfoni indah karena menyatunya nada-nada Aku indah karena aku adalah kasih
Ku tutup ruangan itu selamanya. Menyaring apa yang perlu ku lihat adalah keputusan terbaik Benar, yah benar kataku kemudian tersenyum meninggalkan ruangan itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.