Garis Batas
Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
Jika beruntung aku akan menyelesaikan pertandingan dan semesta akan menghadiahiku kamu Namun jika tidak, maka aku akan kehilangan kamu dan mungkin juga kehilangan diriku
Tetapi sekali lagi, tidak ada yang lebih baik daripada mencoba dan berusaha bukan? Kini aku mengalah pada waktu. Kubiarkan ia mengambil perannya. Aku berdoa agar langkahku bijak dalam perjalanan kali ini
Permisi Tuan, Aku sedang dalam perjalanan menuju hatimu, Kalau kau melihatku tolong segera buka pintu hatimu yah, Aku sedang mencintaimu dan mulai hilang arah. Tolong selamatkan aku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.