Garis Batas
Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
Aku dengan hati-hati telah menyimpanmu dalam waktu lama. Aku kira asalkan berakting dengan baik bisa menyembunyikan perasaanku padamu. Namun, nada bicara, aksen, gerak tubuh, bahkan tatapan mataku tidak dapat diajak kerja sama. Waktu telah membongkar persembunyianku.
Perasaanku tidak berhenti sekalipun telah ku sembunyikan. Terus bergerak membuatku hilang keseimbangan.
Kini semua kata dalam benakku hanya ingin menulis tentang mu saja. Tuan, bagaimana menyampaikan kehangatan hatiku seutuhnya padamu?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.