Garis Batas
Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
Untuk Tuhan yang penuh kasih Di hadapan Mu yang lembut aku mengaku rapuh Aku pernah cukup terluka dan cukup disayang Aku pernah cukup menangis dan cukup tertawa Kini Tuhan menganugerahiku sebuah panggilan baru Aku menemukan panggilanku dan panggilanku telah menemukanku
Terima kasih Tuhan untuk perasaan baru yang menghangatkan hatiku Segeralah aku bergiat membawa namanya dalam doaku, Semoga tulisan ini segera bertemu dengan pemiliknya,
Aku tidak akan bertanya lagi bolehkah aku jatuh hati pada nya Semoga tulisan ini berfungsi semestinya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.