Daud menggila.
Ia menginginkan Batsyeba, padahal Batsyeba telah mempunyai seorang suami.
Ia telah menjadi milik pria lain
"Seharusnya Daud lari saja"
Kataku di suatu senja ketika membaca kisah cinta Daud dan Batsyeba.
Mengapa ia membiarkan dirinya jatuh dalam kisah asmara yang begitu rumit.
Ia terjebak cinta terlarang.
Seorang raja mencintai istri bawahannya.
Sebenarnya cinta yang tumbuh tidak salah.
Tidak seorang pun dapat mengatur kapan dan dimana ia akan jatuh cinta.
Cinta tidak harus memiliki tetapi bagi Daud cinta haruslah memiliki.
Ia begitu mencintai Batsyeba dan akan melakukan segalanya demi mendapatkan pujaan hatinya.
Beruntung sekali Batsyeba.
Daud memberikan sebuah contoh bahwa pria sejati berjuang untuk cintanya.
Tidak ada cinta diam-diam, tidak ada cinta terpendam.
Hanya saja cinta membuatnya gelap mata dan melakukan segala nya termasuk menyingkirkan lawannya.
Apakah jika hari itu Daud memilih berdiam diri maka tidak akan ada pertemuan dengan Batsyeba segala sesuatu tidak akan menjadi rumit?
Apakah jika Batsyeba tidak menikah dengan Uria dan bersabar menunggu ia akan bertemu dengan Daud ?
Ataukah memang semesta sengaja menguji kesetiaan mereka lewat cinta di waktu yang salah?
KAMU SEDANG MEMBACA
Garis Batas
No FicciónGaris Batas Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
