Garis Batas
Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
Di bola matamu kutemukan sebuah rumah yang tenang dan nyaman Begitu damai dan aroma kebahagiaan begitu wangi menggelitik puncak hidungku.
Aku membayangkan pelukanku menjadi tempat mu pulang memejamkan mata. Menyelimuti tubuhmu dari dingin, aku akan mengelus kepalamu. Aku akan menyanyikanmu senandung pengantar tidur semerdu-merdunya
Kau sambut rinduku yang menyelinap dari sela jendelamu Bisikannya tentang rasa yang terus berkembang membangunkanmu di pagi hari. Kemudian kau akan memelukku erat
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.