Aku berpikir akan menemukan ruangan yang kacau dan bingung
atau menemukan hal berceceran disana sini di dalam hati
atau tumpukan duri yang tercampur dengan daging
Pelan-pelan tanpa henti, terus menerus menoleh ke dalam hati sedikit demi sedikit masuk lebih dalam lagi
"Ah! Itu dia"
Ruangannya kosong tanpa terisi apa-apa
Hatiku begitu rapi bersih Hatiku begitu sunyi, hening dan dingin
Aku ingat sebelum berlari kencang meninggalkan ruangan itu aku habis kerja bakti merapikan hatiku yang penuh dengan diriku yang luka
Tidak hanya bergumul merapikan saja, Aku pernah sekuat tenaga mencabut semua duri meski butuh waktu lama mengumpulkan potongan diri dan menjahit daging tanpa dibius
Akupun tidak bisa kembali kepada diriku yang semula tanpa luka
Jadi kuputuskan meninggalkan ruangan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Garis Batas
Non-FictionGaris Batas Sebuah Antalogi puisi yang menggambarkan cara seseorang mencintai dan menghidupkan karakter dalam ruang yang orang lain tidak ketahui, tidak mengharuskan siapapun mengetahuinya, hanya menikmati jatuh cinta sendirian dalam ruang kosong...
