99. Sampai bertemu Lagi

13 0 0
                                        

Prita benar-benar mengajak cowok itu keliling solo. Mereka mendatangi ke beberapa tempat lalu mengakhiri tempat destinasi di sebuah pasar malam di dekat pusat kota.

Mereka berjalan menyelami lautan manusia yang tengah bersenang senang.

Prita mengalihkan fokusnya saat melihat wahana Bianglala. Gadis itu terus menatapnya seiring wahana permainan berputar.

Leon menyadarinya lalu menoleh,

"mau coba naik?"

Prita menoleh ke arah Leon lalu mengerjapkan matanya beberapa kali, cewek itu rerlihat berpikir. Namun saat hendak membuka mulutnya, dering ponsel Leon lebih dulu terdengar.

"Mau naik?" tanya Leon tanpa menghiraukan suara panggilan telfon di tangannya.

"angkat dulu, siapa tau penting"

Leon tadinya hendak menolak tapi melihat nama Rafan yang menelfon membuat ia mengurungkan niatnya.

"yaudah, sebentar ya"

Prita bisa melihat punggung Leon yang menjauh darinya dan kerumunan agar cowok itu bisa mendengar suara di sebrang telfon.

Lima menit kemudian, cowok itu kembali dan menatap Prita dengan tenang.

"kenapa?" tanya Prita.

Leon menghela napas terlebih dahulu lalu mengangkat suara.

"Papanya Azka meninggal"

Deg

Prita begitu kaget, kabar ini terlalu tiba-tiba baginya.

"terus gimana?"

"tadi sore baru keluar dari rumah sakit, sekarang papahnya udah di rumah duka"

Prita mengamati wajah leon yang bingung,

"ta, gue..."

Prita meraih tangan leon,

"tunggu apalagi? Lo harus temenin dan kuatin azka sekarang"

"tapi lo—"

"kali ini azka lebih penting leon, gue nggak papa. Kita masih bisa ketemu lagi"

Leon menatap prita terlihat ragu, prita membalas cowok itu dengan menatap leon menenangkan.

"azka butuh lo dan yang lain sekarang. Lo harus balik ke jakarta sekarang"

Leon terlihat ragu, namun cowok itu perlahan mengangguk.

"gue antar lo pulang"

Prita menggeleng keras,

"nggak ada waktu, nanti lo kemaleman nyetirnya. Cepet pergi, yang lain pasti udah nunggu lo"

Leon kembali mengangguk, menyentuh kedua bahu prita.

"kalo udah sampai kost-an cepet kabarin gue"

Prita mengangguk,

"jangan lupa makan, besok lo ujian sekolah"

Prita tertawa pelan, kembali mengangguk. Cewek itu melepaskan tangan leon dari bahunya,

"bawel lo, udah sana!"

Leon akhirnya berjalan meninggalkan prita, cowok itu bergerak ke arah parkiran yang lumayan jauh. Sesekali leon menoleh ke belakang untuk melihat cewek itu.

Prita masih berdiri di tempat, tersenyum ke arah leon sambil melambaikan tangan.

"hati-hati!" teriak prita.

***

Prita berjalan di pinggiran trotoar, hendak menuju halte terdekat.

Gadis itu berjalan sambil menatap gelang yang baru dibelinya. Tersenyum kecil saat mengingat leon begitu susah memakai gelang yang sama dengannya.

Aku dan Altair (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang