"Jika memang dia bukan untukku,
Maka biarkanlah dia pergi, tapi,
Jika dia memang untuk,
tolong kembalikan"
Rivera zayyana Pangestu
⚠️⚠️⚠️
"ZAYYAN CIMORY GW JANGAN LOH COLONG" teriak Vera yang hendak turun untuk mengambil flashdisk yang tertinggal di dapur
"Dubi dubi, daba daba hek hek" senandung Vera dengan kekehan kecilnya
"Kak" panggil zayyan yang turun dengan kaos oversize dan sarung yang selalu melekat pada diri zayyan
Zayyan turun untuk meminta tolong, untuk membuat mie rebus,untuk dirinya ini, sejak pulang sekolah tadi zayyan mendekap diri kamarnya,Tampa ingin keluar sampai sekarang,jam empat sore baru keluar,dengan memakai kaos dan sarung
"Apa?" Tanya Vera tak Santai
"Tolong buatin mie rebus" ucap zayyan dengan senyum tipis tak seperti biasanya
"Bikin sendiri" ucap Vera lalu kembali ke kamar untuk melanjutkan menonton Drakor nya, yang sempat tertunda
Zayyan tak komplen atas perlakuan kakanya, ia mengambil panci dan merebus air, entah kenapa zayyan merasa dingin sekali untuk hari ini, padalah sangat panas di luar, tumben sekali.
Tak butuh waktu lama ia merebus air, setelah matang ia mencampur semua bumbu, dan setelah siap ia makan di sana dengan segelas air putih yang menemani makanya
Tadi dirinya yang mau mie rebus, kenapa sekarang merasa tidak berselera untuk memakannya, menelan saja ia enggan.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsallam" zayyan keluar untuk melihat siapa yang datang.
Dan ternyata yang datang adalah teman-teman bang Azriel dan bang althar, tapi sangat di sayang kan keduanya sedang tidak ada di rumah.
Zayyan mempersilakan mereka masuk, sambil menunggu keduanya datang, zayyan membawa beberapa makanan dan minuman ringan untuk mereka makan.
"Zay, jadi?" Tanya jendral yang antusias
Zayyan merasa tidak enak untuk membatalkan rencana jendral, tapi tubuhnya menyuruh untuk beristirahat total hari ini.
"Maaf banget Jen, aku ngak bisa untuk hari ini!" Ucap zayyan dengan tidak enak hati.
"Lo sakit zay?" Tanya Vera yang tiba-tiba sudah ada di sebelahnya.
Buru-buru zayyan menggeleng agar kakaknya tidak curiga, sebenarnya zayyan Engan untuk memberitahu Vera, karna pasti akan di ceramahi ini itu dan lain-lainnya.
Lebih baik zayyan beralasan sedang lelah, tapi tidak semudah itu Ferguson, Vera bisa melihat dari gerak gerik matanya, bahwa zayyan sedang menutupi sesuatu.
"Tidur gih Sono!" Ucap Vera dengan nada mengomel.
"Nggak Kak"
"Mau ngeles, mata Lo ngak bisa bohong zay, Lo lupa kemarin habis basah kuyup seharian, di tambah angin malam, loh kemarin pulang jam setengah tiga malam kan!" Ucap Vera dengan emosi
KAMU SEDANG MEMBACA
Love in silence [End]
Teen Fiction"bege banget sihh lohh Suka kok sendiri" hai gua Rivera zayyana Pangestu gw anak ke 3 dari empat bersaudara gw suka sama seseorang yaitu temen sekelas gw namanya ------ nono kalau kepo baca gaes jangan baca deskripsi nya doang kisah ini berapa di...
![Love in silence [End]](https://img.wattpad.com/cover/359985198-64-k440521.jpg)