33.love in silence

22 1 0
                                        

Vera Said; laa, cepet anjing gw pengen pukul tuh Dexter lelet amat

Laa; santuy dong, jangan buru-buru, ngebet amat

Vera: hari ini yah

Laa: insyaallah, ku usahain.



























































Note.
Semua orang bisa menjadi pisau, jangan percaya kepada siapapun, dan hanya  percayalah kepada diri mu sendiri!!

















































"Kau siap?" Tanya pria berumur 37 thn itu

"Of course, aku akan membalaskan dendam ku kepada mereka, berani sekali memenjarakan ku seenaknya" ucap wanita itu.

Mereka menampilkan senyum psikopat.

TOK

TOK

TOK

"MOM DAD, AKU PULANG"

Remaja laki-laki itu berlari kearah mereka berdua dan memeluk mereka dengan senang hati.

"Bagaimana sekolah kamu?" Tanya wanita itu.

"Seru, apalagi teman baru ku"

"Siapa?"

"Vera dan zayyan dari bandung" ucapnya dengan senyum menyenangkan.

Mereka yang mendengar nama itu hanya tersenyum simpul tanpa ingin melanjutkan pembicaraan itu lagi.

Sedangkan di kediaman pangestu, Vera dan zayyan yang tengah bermain basket di belakang rumah setelah pulang' sekolah.

Vera tak latihan karna pak Ali sedang ada urusan beberapa hari di rumah saudaranya, membuat Vera dan yang lain berlatih sendiri di rumah.

Zayyan kini sesusah mengambil bola dari tangan Vera membuat ia kewalahan sendiri, hingga titik akhir ia bisa merebut dari tangan kakaknya dan memasukan ke dalam ring.

Nafasnya tak beraturan, keringat bercucuran di dahinya, begitu pula dengan Vera, ia sudah duduk dan meluruskan kakinya.

"Ca-pek" ucap zayyan dengan nafas naik turun.

Vera mengangguk sebagai jawaban, setelah itu ia berdiri dan melangkahkan menjauh meninggalkan zayyan di lapangan belakang sendiri.

Zayyan mengerti Vera ia memilih duduk di pendopo di sebelah lapangan dan duduk di sana sambil mengadem.

Vera yang tengah berada di dalam rumah mengambil air minum untuknya dan zayyan Tampa sengaja melihat Ryan sedang mencari sesuatu, lalu datanglah teman-teman althar dan Azriel kecuali gama.

"Cari apa?" Tanya Vera dengan mengambil air.

"Kotak p3k" Jawab azki

Vera menaikkan alisnya bingung lalu ia menoleh kearah Ryan dan mendapati sudut bibirnya terluka dan keningnya berdarah.

Vera bejalan menuju Ryan dan membuka laci sebelah kiri nya dan meletakan kotak itu di atas lalu pergi menyusul zayyan yang masih ada di belakang.

"Nggak mau ngobatin?" Tanya Ethan, Ethan erlino rezano anggota inti the a-twins.

"Sorry sibuk" ucap Vera lalu keluar dari sana, meninggalkan mereka.

"Adik Lo" tanya Nathan, Nathan ahkema gevaza, anggota inti the a-twins juga.

Love in silence [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang