15.

1.3K 111 9
                                        

Setelah selesai melaksanakan sholat ashar berjamaah,mereka pun berkumpul di ruang keluarga.

"Gimana udah ditanyain belum sama teman-teman nya?"tanya Bram kepada anak-anak nya.

"Belum pah"jawab mereka serempak.

"Yaudah tanyain dulu sekarang!"titah Bram yang diangguki mereka.

Mereka yang mendengar itu langsung mengambil benda pipih di saku mereka kemudian mulai menghubungi teman-teman nya.

Dimulai dari Rendra yang menghubungi sang kekasih nya yaitu Keyla.

•percakapan telpon Rendra

"Hallo sayang"

"Iya sayang,kenapa?"

"Ini papah aku ngajakin teman-teman aku nginep buat camping,kamu mau ikut gak?"

"Boleh deh"

"Mau bareng aku atau Kelvin?"

"Bareng bang Kelvin aja sayang"

"Oh yaudah kalo gitu,aku tunggu yah see you sayang"ucap Rendra kemudian menutup telepon nya.

"Dih pake sayang-sayangan segala,alay Lo!"sahut Biru dengan nada yang mengejek.

"Iri aja jomblo"balas Rendra.

"Gue gak jomblo yah!,gue itu calon masa depan nya Senja"ucap Biru percaya diri dengan menekan setiap kata yang dia ucapkan tadi.

"PD bangett cill,orang Senja mau nya sama gue,kasian deh lo"balas Rendra tidak mau kalah.

Biru yang mendengar ucapan Rendra menjadi sakit hati hingga dirinya memberikan senyuman kecut kepada Rendra.

"Oh iya,gue terlalu PD padahal kan orang yang Senja suka itu Lo bukan gue,jadi gue gak bakal pernah bisa buat jadi masa depan nya dia yah"gumam Biru dengan tersenyum kecut kemudian pergi ke atas untuk menenangkan diri nya.

Rendra yang mendengar ucapan Biru menjadi merasa bersalah.

"Ehh Ru!,maksud gue bukan gitu, Aishhhh"ucap Rendra mengacak rambut nya prustasi.

"Hayolohhh Biru nya ngambek tuh "ledek Bram.

"Ihh papah,bantuin aku bujuk dia dong"pinta Rendra.

"Jangan mau pah"teriak Rayyan.

"Iya pah,jangan mau"setuju Amara.

"Itukan salah dia sendiri pah"sahut Sevina.

"Diem deh kalian!"kesal Rendra.

"Ayolah pah plisss bantuin yah"pinta Rendra memelas.

Rayyan,Amara dan Sevina yang mendengar itu langsung menyilangkan kedua tangannya kearah Bram tanda bahwa Bram jangan membantu nya.

"Engga ah,itukan kamu yang salah ya kamu bujuk sendiri lah "jawab Bram menolak permintaan Rendra.

"Wahh baguss pahh"teriak Sevina senang.

"Pahh,aku padamu pah"teriak Rayyan yang memberikan kiss kearah Bram.

Bram yang melihat mereka hanya geleng-geleng kepala sedangkan Rendra mendengus kesal.

"Yaudah deh,aku keatas dulu mau minta maaf sama Biru"ucap Rendra kemudian pergi ke atas untuk menyusul Biru.

"Teman-teman kamu gimana Ray?"tanya Bram beralih kepada Rayyan.

"Eh iya,aku belum tanyain,aku malah sibuk ngeliatin Biru sama Rendra tadi"jawab Rayyan dengan cengiran nya.

"Dasar yah kamu ini"ucap Bram terkekeh.

Biru Al Ghifari (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang