Biru sedang dalam perjalanan menuju rumah Senja, senyuman terus saja terpatri di wajahnya,karena senang akan bermain bersama Senja,ini main dia pertama kali nya bersama Senja.
"Gue mau habisin waktu gue sekarang sama Lo!"gumamnya sambil mengendarai motor nya.
.....
"Bang gue udah cakep belum?"tanya Senja kepada Zaky dengan gaya centil nya.
"Gak!,Lo jelek"balas Zaky dengan nada yang mengejek.
"Ihhh serius bangg, gue harus tampil cakep nih buat Biru"ucapnya lagi dengan memajukan bibirnya.
"Anak bunda cantik amat sih,mau kemana nih?"tanya ibu Senja seraya menghampiri mereka.
"Mau main Bun,sama Biru"balasnya dengan tersenyum senang.
"Oh yang kemarin kesini,tapi bukan nya kamu gak suka yah sama dia?"bingung ibu Senja.
"Awalnya sih gitu Bun,tapi sekarang aku udah jatuh cinta sama dia hehehe"balas Senja dengan tersenyum malu.
"Beneran?''ucap ibu Senja tidak percaya.
"Iya beneran Bun"balasnya dengan menganggukan kepalanya.
"Yaudah kalau kamu emang beneran udah cinta sama dia,kamu jangan sakiti dia lagi yah,dia adalah laki-laki yang baik menurut bunda"ucap ibu Senja dengan tersenyum hangat.
"Siap Bun!,aku janji gak bakalan nyakitin pangeran aku lagi!"balas Senja dengan semangat.
"Dih pangeran?,alay Lo!"ledek Zaky kepada sang adik.
"Yang jomblo diem!"ucap Senja dengan menatap malas Zaky.
"Lo juga jomblo yah!,kalau Lo lupa"balas Zaky dengan memutarkan bola matanya malas.
"Eh iya-iya"gumam Senja dengan tersenyum kikuk.
Zaky yang mendengar itu hanya menatap Senja dengan malas sedangkan sang ibu hanya terkekeh melihat tingkah kedua anaknya.
Saat mereka berdua sedang beradu mulut tiba-tiba suara motor Biru terdengar.
"Tuhh, Biru nya udah Dateng samperin gih"titah Zaky kepada sang adik.
"Gimana Bun?,aku udah cantik kan?"tanya Senja kepada ibunya dengan membenarkan baju nya.
"Yaampun masih aja nanya penampilan, dasar cewek"ucap Zaky dengan geleng-geleng kepala.
"Cantik kok,ayok bunda antar kedepan"balas ibu Senja, kemudian mengajak Senja untuk kedepan rumah.
Tok...tok
"Assalamualaikum "
"Wa alaikumussalam "balas ibu Senja dengan membukakan pintu.
"Eh Tante,gimana kabarnya"sapa Biru dengan menyalimi tangan ibu Senja.
''baik kok,kamu mau ajak anak gadis bunda jalan-jalan yah?"balas ibu Senja dengan tersenyum tipis, menggoda Biru.
"Hehe iya tan,b-boleh kan?"gugup Biru.
"Boleh dong,jagain anak bunda yah"balas ibu Senja dengan mengusap bahu Biru.
"Siap tan"balas Biru dengan semangat.
Ibu Senja yang melihat tingkah Biru hanya tersenyum.
"Senja sini dong,ini Biru nya udah gak sabar,mau jalan sama kamu"ucap ibu Senja kepada Senja.
"Iya Bun"balas Senja kemudian keluar dari rumah dengan wajah yang menunduk,malu untuk bertemu dengan Biru.
"H-hai"sapa Senja dengan malu-malu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Biru Al Ghifari (END)
Short Storyhanya sebuah kisah cinta dari seorang Biru Al Ghifari,yang menyukai seorang gadis dan ternyata gadis yang ia sukai malah menyukai Rendra,Abang dari Biru sendiri. apakah Biru akan menyerah?, atau akan tetap memperjuangkan gadis yang ia sukai? dan ap...
