"Gimana udah puas belum teriak nya?"tanya Kelvin menghampiri Biru yang sedang menundukkan kepalanya karena menangis.
"Eh Vin?,kok lo-"belum selesai Biru berbicara,tiba-tiba saja Kelvin memeluk dirinya.
"Eh?"bingung Biru karena Kelvin yang tiba-tiba memeluk dirinya.
"Maafin gue Ru!,sebenarnya tadi gue gak bener-bener pergi tadi gue sembunyi, lalu liat dan denger semua curahan hati Lo"ucap Kelvin yang masih memeluk Biru.
Biru yang mendengar itu kaget hingga membulatkan matanya dengan sempurna.
"Serius?,ah jadi malu gue"ucap Biru malu.
"Jadii,Lo denger semua nya?"tanya Biru disaat Kelvin melepaskan pelukannya.
Kelvin hanya menganggukan kepalanya membalas pertanyaan dari Biru.
"Iya,gue juga liat saat Lo nangis tadi"jawab Kelvin dengan tersenyum kikuk sedangkan Biru yang mendengar itu hanya menundukkan kepalanya malu.
"Jangan kasih tau saudara-saudara gue tentang ini yah!,nanti bisa-bisa gue dilarang lagi buat deketin Senja"pinta Biru kepada Kelvin.
"Bagus dong,jadi Lo gak bakalan sakit hati lagi kalau Lo engga ngedeketin dia"jawab Kelvin mendukung Biru untuk tidak mendekati Senja lagi.
Biru yang mendengar ucapan dari Kelvin hanya tertawa pelan kemudian menatap Kelvin dengan sendu.
"Gue emang sakit kalo ngedeketin Senja, tapi gue lebih sakit kalo gak deket sama dia Vin"lirih Biru.
Kelvin hanya membisu mendengar ucapan Biru itu dia tidak berani untuk mengeluarkan satu kata saja kepada Biru.
"Mau pulang?"tanya Kelvin kepada Biru yang langsung diangguki oleh Biru kemudian mereka pun pergi dari danau itu.
***
•sesampainya di halaman depan rumah Biru.
Setelah sampai di halaman depan rumah Biru, Kelvin langsung memberhentikan motornya berbarengan dengan Biru yang langsung turun dari motor sport milik Kelvin.
"Makasih yah bang,atas semua nya"ucap Biru ketika turun dari motor Kelvin dengan senyuman yang terpatri di wajahnya.
Kelvin hanya terkekeh mendengar itu apalagi mendengar Biru yang memanggil nya kembali dengan sebutan 'abang'.
"Iya sama-sama,tumben lo panggil gue abang,udah lama banget Lo gak manggil gue kaya gitu "jawab Kelvin dengan heran.
"Pengen aja,udah lama juga gue gak panggil Lo kaya gitu,emang nya kenapa?, gak boleh yah?"tanya Biru dengan cemberutan diwajahnya.
"Boleh dong,malahan gue seneng, rasanya gue jadi punya adik lagi setelah si Keyla"jawab Kelvin terkekeh dengan mengacak rambut Biru.
"Ihh,lo mah sama aja sama bang Rayyan dan bang Rendra,hobi banget ngacakin rambut gue!"kesal Biru karena rambut nya yang rapih kini berantakan akibat ulah dari Kelvin,kemudian Biru pergi dengan tidak santainya meninggalkan Kelvin.
"Lah marah tuh anak?"gumam Kelvin terkekeh dengan kelakuan Biru.
Dia hanya geleng-geleng kepala melihat Biru yang kesal kepada nya kemudian pergi dari kediaman rumah Biru.
"Biru pulang"teriak Biru memasuki rumah nya.
"Gimana jalan-jalan nya seru?"tanya Rendra yang sedang menonton TV.
"Seru dong bang,gue juga bisa curhat sama air di danau tadi,makanya sekarang perasaan gue udah lega"jawab Biru dengan tersenyum simpul.
Saudara-saudara Biru yang mendengar itu langsung menatap Biru dengan takut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Biru Al Ghifari (END)
Storie brevihanya sebuah kisah cinta dari seorang Biru Al Ghifari,yang menyukai seorang gadis dan ternyata gadis yang ia sukai malah menyukai Rendra,Abang dari Biru sendiri. apakah Biru akan menyerah?, atau akan tetap memperjuangkan gadis yang ia sukai? dan ap...
