36

2.2K 231 17
                                        

Satu Minggu berlalu sejak Luke kembali masuk rumah sakit. Setiap hari Summer selalu menemaninya di rumah sakit. Mengukir banyak kenangan untuk mereka berdua. Hari ini Summer berkunjung lebih pagi dengan membawa omelette kesukaan Luke buatan Summer sendiri.

"Good Morning Mr.Hemmings" sapa Summer cerah. Lelaki yang dipanggil namanya tertawa kecil dan meletakkan ponselnya di meja dekat tempat tidur.

"Good Morning too Ms.Wang" ucapnya lembut. Summer tersenyum manis dan mencium pipi Luke. Rutinitas yang ia lakukan sekarang.
"Kau bawa pesananku?" Tanya Luke dengan wajah memelasnya. Summer tertawa dan mengeluarkan kotak makan dari dalam tas dan memberikannya pada Luke. Mata Luke berbinar sambil menerima kotak makan dari Summer. Dengan cepat Luke membuka kotak makan itu dan tersenyum lebar melihat isinya.
"Sesuai permintaanmu." Ucap Summer tersenyum manis.

"Looks delicious."

"I know right"

"Hmmm" Luke berdeham dan mulai memakan omelette. "Kau tau? Aku sangat suka masakan buatanmu. Besok aku ingin.sushi boleh?"

"Tentu saja Lukey, anything for you."

Summer mengusap pipi Luke lembut, sedangkan Luke asik makan omelette buatan gadisnya itu. Melihat Luke yang bahagia seperti ini sejujurnya membuat Summer terpukul. Dia sebenarnya memikul beban berat, tetapi ia masih dapat riang seperti itu.

"Hey Love Birds." Sapa seseorang yang sudah berdiri di ambang pintu.

Luke dan Summer melihat ke arah sumber suara dan tersenyum melihat siapa orang itu. Lelaki berambut panjang bergelombang tengah melihat mereka dengan tawanya yang khas.

"Ashton hi!" Sapa Summer riang. Luke hanya mengoceh tidak jelas karena ia sedang mengunyah makanan.

"Luke habiskan dulu makananmu dan hi juga Summer." Sapa Ashton riang, lalu masuk ke dalam ruangan itu.

"Ershten Hi!" Sapa Luke riang sambil kembali menyuap satu sendok omelette.

"Kau seharusnya tidak makan makanan dari luar Lukey."

"Tapi makanan rumah sakit tidak enak Ashton."

"Itu karena lidahmu saja yang membuatnya jadi tidak enak."

"Itu tidak benar!" Keluh Luke cemberut.

"Sudah sudah kalian berdua. Tidak semua menu makanan rumah sakit itu tidak enak sayang." Ucap Summer memberikan kesimpulan agar mereka diam.

"Well, aku setuju dengan Summer." Ucap Ashton sambil duduk di sofa tidak jauh dari kasur.

Summer hanya menggelengkan kepalanya melihat kedua saudara itu. Terkadang jika mereka sudah berdebat hal yang tidak penting, Luke akan terlihat seperti anak kecil.

"Aku datang kemari karena aku ingin memberi kabar gembira untuk kita semua, uhm tidak gembira juga, tapi ya lumayan." Ucap Ashton.

"Aku tidak peduli." Cetus Luke memeluk Summer dan menyandarkan kepalanya pada bahu Summer.

"Lukey, ayolah aku serius."

Summer menggelengkan kepala. "Jadi apa yang ingin kau beritahukan pada kami Ash?"

"Tadi aku bertemu dokter, katanya dokter sudah menemukan jantung yang cocok untuk Luke dan operasi akan dilakukan besok. Itu pun jika kau bersedia."

"Dokter juga bilang, hari ini kau boleh jalan-jalan. Katanya sih agar kau tidak stress." Ucap Ashton menjelaskan. Ekspresi Luke kini berubah drastis.

"Begitukah? Syukurlah kalau begitu." Ucap Luke tersenyum lebar, walaupun terlihat sedih dari pancaran matanya.

"Aku percaya kau dapat melewati ini semua Lukey." Ucap Summer menggenggam tangan Luke.

Amnesia [Luke Hemmings] [5SOS]Where stories live. Discover now