Change Your Mind

4.9K 486 170
                                        

Jennie Pov

Cukup aneh sebenarnya, ayahku punya banyak properti tapi dia sudah berada di mansionku. Kenapa tidak bertemu di restoran atau salah satu hotel miliknya ? Seperti yang sudah sering kami lakukan. Entah kenapa aku merasa buruk selama perjalanan pulang, ini seperti ayah sedang ingin melakukan inspeksi dadakan. Terlebih, dia belum mengomentari hubunganku dan Lisa dimana ayah pasti sudah tahu.

Beberapa mobil terparkir dengan rapi di halaman mansion, beberapa pengawal asing yang dibawa ayah berdiri pada pos masing-masing. Arthur membuka pintu untukku, dan aku keluar dengan firasat buruk. Kenapa pula ada begitu banyak mobil, rombongan apa sekiranya yang ayah bawa?

Begitu aku masuk ke dalam mansion, aku mendapati ayahku, istrinya dan seorang pria bule dengan wajah cukup tampan yang sangat familiar, wajah yang paling aku benci! Sementara di dapur sudah ada setidaknya empat koki sedang menyiapkan makanan. Aku bersyukur Lisa tidak di rumah hari ini, jika dia di rumah pasti akan terjadi kekacauan. Dari yang aku lihat dari gelagat pria itu, yang tidak lain teman masa kecilku sekaligus mantanku, Noah Clark, aku sudah tahu apa tujuan ayahku. Ini adalah omong kosong yang paling tidak aku inginkan. Noah belum menyerah padaku, meski sudah berlalu bertahun-tahun lalu. Dia tidak menyerah meski aku berkencan dengan si A atau si B. Bahkan aku mengencani James hanya untuk menolak Noah.

Aku bersikap biasa tanpa menunjukkan keberatan, menyapa semua orang dengan ramah dan memberi pelukan hangat.

"Rumahmu bagus sekali Jen"

"Ini hadiah dari Nyonya Harris dan Tuan Kim"

"Kau masih sama, gadis manja"

"Inilah aku? Hahaha"

Aku mengobrol dengan Noah, dia tampak jauh lebih tinggi dan tubuhnya tampak lebih kekar. Wajahnya juga ditumbuhi jambang, dilihat dari penampilan dan gesturenya dia sudah menjadi pria sejati sekarang, untuk wanita lain. Di mataku dia hanya pengecut, sampah dan manusia paling buruk di dunia.

"Kau senang bertemu dengan mantan tunanganmu?" Ayah ikut-ikut.

"Biasa saja. Itu semua sudah berlalu. Aku bahkan lupa aku pernah bertunangan dengan pria ini"

"Jangan terlalu sinis. Noah akan menjadi CEO Kim Farmasi di L.A"

Aku tidak tertarik dia akan jadi CEO salah satu perusahaan anak ayah, atau dia akan jadi CEO untuk perusahaannya sendiri. Sungguh. Lagi pula memang sudah lama Noah merecoki KF layaknya perusahaannya sendiri, dan sekarang dia menjabat sebagai CEO.

"I see, itu terdengar bagus"

"Aku sengaja menempatkan Noah di sini, supaya dia bisa menjagamu dengan baik"

Kali ini aku menatap ayahku, aku tahu kemana arah pembicaraan ini. Pria paruh baya ini sangat kuno, dan kolot. Padahal aku berusaha mati-matian menghindari Noah.

"Aku bisa menjaga diriku sendiri. Aku punya Arthur dan kekasihku tidak akan membiarkan siapa pun menyakitiku"

"Ayolah, daddy tahu kau hanya sedang main-main seperti biasa. Lisa hanya bagian baru dari hidupmu, dan dia seorang wanita. Kau akan lebih terjamin bersama laki-laki dibanding wanita. Apalagi yang seperti Noah"

"Terjamin dalam hal apa?"

"Keamanan, kebahagiaan dan semuanya. Kau bisa memiliki keluarga sempurna dan memiliki bayi--"

"Kau dan Mommy bercerai pada akhirnya. Padahal Mommy wanita yang luar biasa dan kau pria tampan dengan reputasi bagus. Dad, tidak ada jaminan untuk kebahagiaan entah bersama wanita atau laki-laki. Karena tidak ada jaminan, aku hanya akan bersama dengan seseorang yang aku cintai. Akan mengerikan jika bergantung dengan seseorang yang bahkan tidak pernah aku pikirkan untuk bersama"

HornyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang