Crush? Rata-rata orang mempunyai seseorang yang dikaguminya, begitu juga Anicel. Anicel yang hanya bisa mengagumi seseorang dari update-an sebuah postingan, tapi entah kenapa banyak kebetulan hadir di saat ia bertemu cowok menyebalkan.
"Orang tua lo...
"Kira-kira gue pake gaun ke festival ribet nggak?"
Yerchim yang lagi menggeledah isi lemari pun menyahuti. "Ribet sih ga, paling dimaki-maki gegara kelamaan jalan dan makan banyak tempat, Cel."
Yechim mengeluarkan beberapa pasang baju yang menurutnya cocok buat beraktivitas dan tentunya nyaman.
"Pake skort aja, mau ga?" tawar Yerchim mengangkat beberapa skort–celana rok– yang dimilikinya.
Anicel menautkan kedua alis. "Anjir, yakin pake sependek ini? Ga gosong nanti kaki?"
"Di dunia ini ada yang namanya sunscreen, sunblock dan stocking, Cel." balas Yerchim, ia mengambil beberapa atasan yang cocok. "Atasan pake kemeja crop, mengantisipasi panas di sana."
"Anjir," Anicel ga ngerti style simpel ala Yerchim, soalnya terlalu simpel buat Anicel. "Gue pengin pake gaun, Yer!"
Memutar bola mata kesal, "Terserah lo. Sekalian aja lo pake gaun malam." ujar Yerchim.
Anicel menoleh menatap Yerchim. "Piyama?"
Yerchim menggeleng. "Lingerie, ada noh gue. Warna putih sama merah."
Mendengar jawaban Yerchim, Anicel langsung melotot. "ANJIR, LO BENERAN BOOKING OM-OM, YER?!"
"Gue pukul ya lo, Cel." kata Yerchim.
Anicel mencoba beberapa baju yang disarankan Yerchim beberapa waktu lalu. Semua cocok sama dirinya, cuma mungkin karena dirinya lebih pendek dari Yerchim, dirinya kaya tenggelam dalam baju.
"Yer, baju lo ga ada yang lebih kecil dikit? Gue kaya orang-orangan sawah." Anicel menunjukkan kemeja yang panjangnya melebihi shortpantsnya.
Menarik kesal lengan Anicel, Yerchim menyerahkan skort coklat dan vest cream ke Anicel lalu mendorong temannya itu ke kamar mandi. "Pake ini, cepet. Ga usah banyak komentar."
Yang didorong cuma nurut melangkah masuk ke kamar mandi, dari pada Anicel bikin Yerchim makin kesal, kan.
Style Anicel kali ini, skort berwarna coklat dengan atasan kemeja putih dan vest rajut warna cream sebagai outer. Menurut Anicel ini style yang lucu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Gila, lucu juga gue pake beginian." puji Anicel menatap pantulan dirinya di cermin.
Yerchim manggut-manggut setuju, ga bisa dipungkiri sebenarnya Anicel emang cocok pakai apa aja. "Sekali-kali lo pake beginian, bosen gue liat lo pake celana futsal mulu."
"Dih, celana begitu enak dipake!" protes Anicel, dirinya ga terima celana favoritnya dikatain.
Yerchim menggeleng, "Ga stylish. Gimana mau dapet cowok kalo style lo aja aneh?" ujarnya.