Episode 24, Makan bersama

4K 111 0
                                        

Kaelia berteriak kesal saat memasuki ruang rawat yang ditempati avariella, kaelia tau jika avariella dirawat dari sofia, kaelia datang kekantor untuk menjemput avariella untuk makan siang tapi saat menghubungi avariella, avariella tak membalas pesan nya dan juga tak mengangkat telpon nya, Hal yang tak pernah avariella lakukan.
  Jadi kaelia memutuskan untuk menemui avariella didepan perusahaan nya saja dan secara kebetulan dirinya bertemu sofia yang baru membeli kopi, saat itu lah kaelia bertanya tentang avariella, dan sofia bilang bahwa avariella dibawa kerumah sakit karena ada kejadian yang tak mengenakan terjadi pada avariella.

   Saat mendengar penjelasan sofia, kaelia pun segera menuju kerumah sakit yang pasti dikunjungi oleh Kenneth, kaelia sangat yakin jika avariella dibawa oleh kenneth maka dari itu kaelia buru buru pergi kerumah sakit dan benar saja avariella dirawat diruang VIP.

"SIAPA YANG MELAKUKAN INI PADAMU HAH!!! BERANI SEKALI ORANG ITU, BILANG PADAKU SIAPA ORANG NYA," Kaelia berteriak kencang membuat ximon dan avariella mencoba untuk menenangkan kaelia yang sangat marah.

"Sabar dulu sayang, ini dirumah sakit," ximon mengelus tangan kaelia untuk menenangkan kekasih nya.

"Bagaimana aku bisa tenang sahabat ku terbaring seperti ini, sialan siapa orang itu," kaelia bertanya sambil duduk disamping ranjang avariella.

"Tenang dulu lia," kini avariella lah yang mencoba menenangkan kaelia,  ada rasa haru karena sahabat nya tak pernah berubah sama sekali, kaelia tetap mengkhawatirkan dirinya, tanpa sadar avariella meneteskan air mata nya.

Sakit hati yang coba avariella lupakan teringat kembali luka yang mati matian avariella pendam kini perih lagi, avariella pikir selama ini avariella sudah melupakan kejadian itu, nyata nya saat bertemu kembali dengan penyebab dirinya merasakan luka yang sangat dalam membuat nya merasa sesak.

Kaelia yang melihat avariella meneteskan air mata langsung memeluk sahabat nya, mengusap punggung avariella dengan lembut dan menenangkan, "Ssttt gue disini la, gua gak akan biarin loe sendirian," kaelia membiarkan avariella menumpahkan air mata kesedihan yang dirasakan nya.

Hati kenneth begitu sakit serasa diremas oleh tangan tak kasat mata, dirinya begitu tak tega melihat kesedihan yang dirasakan avariella, kenneth tak akan membiarkan siapapun yang menyakiti avariella akan hidup tenang, kenneth akan membuat orang itu menyesal karena telah menyakiti kekasih nya.

   Kenneth berbalik untuk meninggalkan ruangan tempat avariella dirawat, dirinya tak bisa menyaksikan tangisan pilu avariella.

Kenneth menatap kosong keluar jendela rumah sakit, ruang vvip ini memang didesain khusus ruangan yang terpisah dari ruangan lain, hanya terdiri disatu ruangan saja dan membuat tak bisa sembarang orang bisa masuk kesini, tempat khusus orang orang kaya raya.

"Mereka terlihat saling menyayangi dan saling menguatkan,bukan" ucapan ximon membuat kenneth melihat kearah ximon yang menghampiri nya dan berdiri bersisian dengan nya.

"Apalagi dulu saat avariella mengalami kejadian mengerikan itu, kaelia tak beranjak sedikitpun kaelia tetap setia menemani avariella dirawat dan belum sadarkan diri. Mereka memang sahabat sejati," ximon berucap ramah pada kenneth.

Sedangkan kenneth hanya diam membayangkan betapa rapuh nya avariella saat itu.

"Mereka akan selalu saling melindungi dan saling menguatkan, aku kagum dengan persahabatan mereka, kau harus memaklumi jika kaelia akan sangat marah jika terjadi sesuatu pada avariella,".

Yah, kenneth pun merasa bersyukur karena avariella mempunyai sahabat seperti kaelia yang mau menemani dan menerima avariella apa adanya, jika tidak ada kaelia kenneth tak bisa membayangkan bisa sehancur apa avariella, kenneth sepertinya harus berterimakasih pada kaelia atas kebaikan nya pada avariella kekasih nya.



Past LoverCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang