Episode 42, Berbagi

2.8K 77 6
                                        

Kenneth bergeram marah saat akan membuka pintu kamar mandi dan mendapati kamar mandi nya dikunci dari dalam, kenneth benar benar butuh pelukan avariella sekarang tapi avariella malah mengunci pintu nya  seolah menghalangi kenneth yang ingin cepat cepat memeluk avariella.

"Ava," geram kenneth.

Avariella mendengar suara teriakan kenneth dengan gerakan buru buru avariella mencari tempat untuk menyembunyikan hasil tespeck nya, karena baru saja avariella selesai men tespeck buru buru menyembunyikan tespeck nya didalam laci dekat wastafel. Dan avariella belum sempat melihat hasilnya.

Avariella dengan cepat membuka pintu kamar mandi dan saat pintu terbuka avariella melihat kenneth yang sudah berdiri didepan nya dengan tatapan tajam nan menusuk, menatap avariella dengan geraman marah.

"Maaf, aku tadi lupa malah mengunci pintu nya," avariella merasa gugup sekarang padahal dirinya tak melakukan kesalahan apapun tapi tetap saja dia merasa gugup.

Dengan gerakan cepat kenneth memeluk tubuh avariella yang hanya memakai gaun satin tipis kesukaan nya, lalu mencium aroma rambut avariella dalam dalam. Kenneth bernafas lega saat memeluk avariella. Padahal dia tak berjauhan lama dengan avariella tapi kenneth selalu ingin memastikan avariella baik baik saja dimanapun dan kapanpun. Kenneth takut jika felix menyakiti avariella.

Hubungan kenneth dan felix yang tak baik membuat kenneth selalu mempunyai fikiran buruk terhadap ayah nya sendiri. Kenneth tak ingin membuat kesalahan untuk kedua kali nya berjauhan dengan orang yang dicintai nya lalu tiba tiba kehilangan mereka untuk selama nya. Setelah kehilangan ivana ibu kandung nya sendiri membuat kenneth selalu ingin memastikan avariella nya baik baik saja.

Avarielle membalas pelukan kenneth lalu mengelus punggung kenneth dengan pelan, deru nafas kenneth yang tak beraturan membuat avariella khawatir.

"Jangan mengunci pintu kamar mandi nya lagi ava,!" kenneth berucapa pelan dengan masih memeluk avariella. Dengan nada memerintah seperti biasanya.
  Avariella menganggukan kepala nya mengerti.
Tangan kenneth masih memeluk erat pinggang avariella, cukup lama kenneth memeluk avariella dengan posisi seperti ini,  avariella pun dengan sabar masih mengusap punggung kenneth untuk membantu menenangkan.

"Kau bahagia saat bersamaku kan ava?" kini kenneth menyatukan hidung nya dengan hidung avariella, sebelah tangan nya mengusap lembut pipi avariella, mata kenneth terpejam saat menanyakan itu pada avariella.

Avariella mendongakkan wajah nya mata nya menatap kenneth yang masih memejamkan mata nya itu, kedua tangan avariella menangkup wajah kenneth, "Tentu saja aku bahagia, aku bersyukur karena telah kembali bersama dengan orang yang kukasihi dan kucintai," avariella berucap lembut dengan nada tulus yang nyata.

Hati kenneth pun seolah bisa merasakan apa yang diucapkan avariella, dengan gerakan cepat kenneth mencium bibir avariella, mencecap rasa manis yang selalu kenneth rasakan saat mereka berciuman, avariella pun sama membalas ciuman kenneth yang semakin lama semakin menggebu gebu, kedua nya hanyut dalam hasrat yang menyelimuti tubuh mereka masing masing.

Hati kenneth pun seolah bisa merasakan apa yang diucapkan avariella, dengan gerakan cepat kenneth mencium bibir avariella, mencecap rasa manis yang selalu kenneth rasakan saat mereka berciuman, avariella pun sama membalas ciuman kenneth yang semak...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Past LoverCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang