chapter 28-biarlah waktu yang menjawab

4.6K 326 27
                                    

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Lumutan gak nih nunggunya, nggak lah ya cuman beberapa hari aja gak update.

Gimana-gimana seberapa antusias sih kalian nungguin cerita aku cobak comen, biar enak gitu pemandangan nya😄

Btw kalian jangan panggil aku thor-thor dong, aku punya nama loh.

Biasanya temen-temen aku panggil aku Fiza, Faizah, Zah, atau Izzah, asalkan jan panggil sayang yah wkwkwk.

Seperti biasa vote-vote jangan lupa oky, aku tau kalian pasti sebagian ada yang baca cerita ini secara offline, no problem tapi setidaknya vote yah vote kalian sangatlah berpengaruh‼️


...

Happy reading
.

.

.

Hanyalah waktu yang akan menjawab disetiap kebingungan mu, waktu yang akan mengantarkan dirimu terhadap jawaban yang kamu butuhkan.

~ARMEERAA~


***

HOSPITAL  ANAMEDICA  JAKARTA.

Seorang laki-laki terus saja setia, menunggu wanita yang teramat ia cintai setelah Allah, Rasulullah, dan  kedua orang tuanya. menggenggam tangan gadis tersebut, seolah tak rela melepaskan nya.

Sejak dari semalam Meera, masih belum ada tanda-tanda untuk membuka kedua kelopak mata nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Sejak dari semalam Meera, masih belum ada tanda-tanda untuk membuka kedua kelopak mata nya.

"Humaira... apakah terlalu menyakitkan kehidupan ini bagimu? sehingga kamu tak kunjung membuka matamu Hemm, maaf..kan saya sekali lagi saya lengah dalam menjagamu, karena saya pula telah membiarkan air matamu jatuh kembali, maaf..maaf." lirih Gus Arkanza menyalahkan dirinya sendiri, padahal itu bukanlah salahnya.

Ceklekkk..

Pintu ruangan terbuka, menampakkan sosok wanita paruh baya beserta pria paruh baya dengan pakaian formalnya, tak bisa dipungkiri maskipun umurnya sudah tak lagi muda, pria pada sebelah wanita paruh baya tersebut. terlihat sangat gagah dengan bulu-bulu halus tumbuh diarea dada nya, masuk ke dalam ruangan tersebut, begitu sangat menguar bau obat-obatan khas rumah sakit.

ARMEERAA  (Revisi+Segera Terbit)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang