Ini tentang model papan atas yang baru saja mengukuhkan diri di dunia seni peran sebagai aktor pendatang baru terbaik dan aktor berbakat yang telah mengoleksi banyak penghargaan sejak usia muda. Narasi yang memikat dengan gaya puitis ala film romantis disusun apik, mengundang rasa penasaran publik tiap kali foto Pond disandingkan dengan Phuwin. Berita perihal keduanya yang resmi menjalin kasih masih menjadi bahasan paling panas padahal sudah lewat satu minggu sejak Pond mengumumkan dirinya telah melamar Phuwin.
Banyak tanggapan datang tetapi Dunk tidak melihat sahabatnya itu peduli. Memang apa yang Pond sampaikan dalam pidato kemenangannya sebagai aktor pendatang baru terbaik itu bukan cuma bualan, tetapi Dunk belum juga mendengar Phuwin setuju untuk menerima pinangan Pond.
Katakanlah, sahabat baiknya itu sudah setengah berkencan dengan Phuwin tetapi setengahnya lagi tidak karena mereka belum mengumumkannya secara resmi. Dunk hanya tidak habis pikir dari mana Pond mendapatkan rasa percaya diri yang begitu meluap untuk membuat semua orang tahu Phuwin sudah tidak sendiri dan bakal menjadi miliknya.
"Apakah kamu yakin Phuwin tidak sedang berencana menyewa penculik untuk mengirimmu ke planet tetangga, Pond?" Dunk bertanya, menjahili Pond yang sedang membolak-balik majalah di mana Phuwin tampil sebagai cover depan.
Ada artikel sepanjang lima halaman di sana yang membahas soal perjalanan karor Phuwin, juga wawancara singkat yang diambil sebulan lalu. Majalah itu milik Dunk, didapat gratis karena dia juga tampil sebagai model untuk rancangan terbaru yang dimuat di dalamnya. Pond datang hanya untuk menyabotase majalah yang belum selesai Dunk baca itu.
Paling tidak, Dunk sudah membaca jawaban-jawaban Phuwin dalam wawancara singkatnya. Tidak ada nama Pond di sana sama sekali. Bisa dikatakan, Phuwin tidak menyebutkan nama orang lain sama sekali, meski ketika ditanya mengenai rencananya beberapa tahun ke depan, Phuwin menyebut bahwa mungkin dia akan mengurangi aktivitasnya di depan layar untuk fokus pada kehidupan pribadi bersama pasangan.
"Tidak. Aku mengajaknya makan malam untik merayakan penghargaannya yang kesekian puluh dan penghargaan pertamaku sebagai aktor, dia sama sekali tidak marah soal pidatoku. Katakanlah, dia membiarkanku mengumumkan hubungan kami!" Pond menjawab sambil tersenyum memandangi foto Phuwin.
"Kalau begitu, jika kamu senggang begini pergilah menemuinya. Aku bosan melihatmu berjam-jam duduk di taman rumahku!" Dunk protes tetapi kalaupun Pond datang ke rumahnya besok, besoknya lagi, lusa, lusanya lagi dan seterusnya pun tidak akan keberatan.
"Phuwin sedang bekerja, Joong bekerja juga 'kan, jadi aku akan menemani kamu agar kamu tidak kesepian!" Pond beralasan.
Dunk mencibir. Pasalnya, dia tahu Pondlah yang tidak bisa jauh dari Phuwin.
Hubungan Dunk dengan Joong sendiri bisa dikatakan lebih matang dibandingkan dengan hubungan Pond dengan Phuwin yang beberapa tahun lebih muda. Katakanlah, hubungan Dunk dengan Joong jauh lebih stabil setelah tidak ada lagi hal aneh yang Dunk alami selama satu tahun belakangan.
Joong bekerja keras, membeli rumah untuk ditinggali bersama Dunk setelah berhasil merebut hati semua anggota keluarga Dunk. Mereka tidak menyembunyikan hubungan mereka dari publik meskipun awalnya banyak yang ragu keduanya akan bertahan lama. Dilanjutkan dengan pertunangan sampai akhirnya pindah bersama.
Dunk merasa hidupnya jauh lebih luas setelah bersama dengan Joong. Dia lulus lebih awal dengan predikat yang memuaskan, karirnya menanjak seperti gedung bertingkat, dan dia juga semakin akrab dengan koalisi anonimnya meski sampai sekarang sosok yang mungkin terhubung dengan selir agung ketiga tidak pernah muncul. Sebagai gantinya, Nicha dan Satang malah bergabung.
Satang yang masih terlihat seperti anak awal remaja itu, secara mengejutkan malah mengumumkan hubungannya dengan Winny lebih awal dari siapapun. Sementara Fourth, tidak tahu disihir dengan cara apa oleh Gemini sampai empat bulan yang lalu di pertemuan koalosi anonim sudah menunjukkan cincin di jari manis.
Mereka juga menghadiri pernikahan Kay bulan lalu, sekaligus menjadi pesta perpisahan dengan Kay yang kembali pindah ke luar negeri.
Rasanya, akhir kisahnya sama seperti dongeng tentang kehidupan seorang peri. Pada akhirnya, semuanya menemukan kebahagiaan yang mereka cari.
Untuk mengkhiri kisah ini juga, Dunk yang sedang menikmati matahari jam delapan pagi di taman rumahnya bersama sahabat sambil menunggu Joong pulang tersenyum lebar.
Angin bertiup dan membawa dedaunan tua dari pohon yang ada di samping rumah, menghadiahnya ke pangkuan Dunk bersamaan dengan suara Joong yang akhirnya tiba.
"Dunk, aku pulang!"
***
00.53
KAMU SEDANG MEMBACA
7 Concubine (END)
Fantasy(Warning: Boyslove, fantasi) Mimpi itu berulang, dan anehnya saat Dunk memposting apa yang dia lihat dalam mimpinya, dia menemukan bahwa ada orang lain yang juga mengalami mimpi yang sama persis. Setelah mimpi itu mulai muncul, perlahan dia merasaka...
