BAB 1

12.9K 376 11
                                        


Gadis itu bernama Klarisa Monica gadis yang merupakan siswi teladan dan juga pintar, walaupun ia unggul di semua bidang pelajaran. Namun ia sangat tidak pandai bergaul, di saat teman-teman nya sedang bercanda riau sedangkan ia akan menghabiskan waktunya dengan membaca buku di perpustakaan.

Menurut nya buku adalah teman terbaiknya sekarang maka dari itu iya tidak membutuhkan teman yang bisa jadi seseorang yang akan menusuk nya dari belakang.

Dan pada jam istirahat Klarisa sering membaca buku novel yang ia bawa,dengan memakan bekal yang ia masak sendiri. Klarisa seorang anak yatim piatu kedua orang tuanya meninggal saat ia duduk di bangku SMP karena kecelakaan.

Hingga saat itu membuat Klarisa banting tulang untuk menghidupi dirinya di kerasnya kota. Bahkan ia harus berkerja paruh waktu untuk bisa makan.Walaupun begitu ia tak pernah mengeluh karena iya yakin Tuhan akan membantunya.

Suatu hari klarisa baru saja membeli novel yang sedang buming di kalangan remaja yang berjudul Cinta akan indah karena novel itu memiliki eding yang sangat mengharukan dimana protagonis pria rela memberikan ginjalnya untuk protagonis wanita.

Agar wanita nya bisa kembali dan tidak merasa sakit, namun ada banyak rintangan yang harus di harapkan oleh protagonis pria yaitu ia adalah seorang yang telah menikah. Wanita yang tak pernah ia cintai, sebab pernikahan itu terjadi karena perjodohan yang mengharuskan ia menikah wanita itu bila tidak orang tua nya mengancam akan mencelakai wanita yang sangat ia cintai.

Namun di balik wajah tampan protagonis pria ia memiliki sisi gelap yang di mana dia adalah mafia terkenal dan juga penjahat yang tak akan pernah di sentuh oleh siapapun. Hingga ia tega menghabisi istri nya sendiri karena menyetuh wanita yang ia cintai.

Bukan hanya itu penyiksaan yang dilakukan bukan main-main, istri di siksa layaknya sebuah hama yang mengganggu. Dia meminta kepada para bodyguard nya menyetubuhi istri nya yang terbilang masih gadis. Karena sedari awal istri nya itu tak pernah ia sentuh karena rasa jjijik yang ia rasakan saat bersama sosok figuran itu. Bahkan yang lebih parah lagi tubuh sang istri di berikan kepada singa pelihara nya.Dan itulah akhir dari sosok figuran yang hanya sekilas saja menghiasi akur novel.

"Anjir... Bisa-bisannya sih protagonis cowok bunuh bini nya sendiri".ucao Klariasa yang membaca buku novel yang baru saja ia beli.

" bukannya di ceraikan malah di bunuh, kasihan banget jadi Keira mana masih virgin malah di perkos sama bodyguard sih suami gila"jeda gadis itu"coba aja kalau gue jadi Keira bakal gue ceraikan tuh suami sikopat itu dan gue bakal cari suami kaya raya yang mau nerima gue'".

"Dah lagian happy ending hanya untuk para protagonis dan sisanya hanya tersisa mentahnya doang".ucap Klarisa dengan memasukan kembali buku yang ia bawa ke dalam paperback yang ia bawa sedari tadi.

Tak terasa jam istirahat telah berbunyi, karena ia di perpustakaan saat jam kos dari pada ribut di kelas atau ke kantin Klarisa lebih memilih untuk membaca buku.

Dan entah mengapa matanya merasa sangat berat ini akibatnya bila ia mengejar happy ending novel yang ia baca, dan membuat jam tidur nya berkurang karena keasikan membaca.

Dengan melepaskan kaca matanya klarisa pun menyilang kedua tangannya dan menjadikannya sebuah bantal, hingga Klarisa pun tertidur pulas di perpustakaan.
..
..
..
..
..
Saat Klarisa membuka kedua matanya ia lihat adalah sebuah ruang yang terkesan mewah dan juga tak lupa di setiap sudutnya terdapat berbagai furnitur yang mahal.Dengan cepat Klarisa segera mengucek kedua mata nya, mungkin ia sedang bermimpi.

Namun nihil yang ia lihat tetap sama di mana ia mencoba mencubit lengan nya dan rasanya sangat sakit, apa ini nyata atau sekarang dia sedang di culik oleh om-om tajir untuk dijadikan istri.

Suatu Saat NantiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang