BAB 40

3.1K 76 7
                                        

Happy Reading sayang.... ☕☕☕
..
..
..
..
..
..
Tak terasa sudah hampir 17 jam mereka berada di dalam pesawat dan tepat jam 10 pagi mereka sudah sampai di Milan. Bahwa Keira yang awalan banyak tertidur  tiba-tiba saja sudah kembali ceria.

Karena ini kali pertama nya ia pergi ke luar negeri, sungguh ini adalah pengalaman pertama nya yang sangat ia tunggu-tunggu. Bahkan Milan adalah negara impian keira saat ia masih di SMA nya dulu, dan dari 11 negara yang ia ingin kunjungi Milan adalah salah satunya.

"Wahhh Daebak! "

"Tutup mulut mu cil sebelum serangga masuk dan bersarang di sana" ucap kevano yang sudah berada di samping keira.

"Lo tahu om Milan adalah negara yang pengen gue kunjungi, dan akhirnya gue bisa kesini gue seneng banget "balas keira dengan antusias.

" apakah suami kamu tidak pernah mengajak mu ke sini? ".

" boro-boro di ajak ke sini, mentok-mentok gue bisa keluar mansion aja udah bersyukur ".

"Sekarang nikmati lah, kamu bisa jalan-jalan bersama Roy dia akan mengantarkan kamu jalan-jalan tapi ingat cil terus pakai penyamaran kamu sebab bisa saja anak buah Revan ada di sini".

" saya akan menyusul nanti setelah saya selesai meeting".

"Wahhh daebak !beneran gue boleh jalan, ok gue bakal pakai atribut nya supaya engga di ketahui".

" ok gue tunggu lo nanti".

"Roy pastikan bocil ini dalam pengawasan kamu, ingat laporkan bila ada sesuatu" perintahkan kevano.

"Baik tuan saya akan menjaga nona" balas Roy dengan membungkukkan badan.

Kevano pun masuk ke dalam mobil dan keira berada di lain mobil. Hingga saat ini Keira sudah berada di sebuah mall mewah di Milan.

"Daebak gilaa besar banget!".

" nona hati-hati nanti anda bisa jatuh"ucap roy melihat Keira yang berlari kegirangan.

"Rasanya aku sedang mengurus anak kecil"

"Nona tunggu! "Ucap roy yang mengejar Keira yang sudah berlari di depan sana.

Keira saat ini sudah berada di salah satu toko yang menjual makanan manis, berbagai cake dan cookies terpajang di etalase. Wajah berbinar Keira saat melihat kue yang sangat banyak.

" om gue boleh kan beli cake nya lebih dari satu? "Tanya Keira pada Roy.

" tentu saja nona anda bisa membelinya lebih dari satu bahkan ada ingin memborong semua juga tak apa"jawab Roy.

"Wahhh mantapp! Gue pesen ya".

Keira pun memilih cake yang ia sukai bahkan hampir 15 cake mini sudah ada di depan mejanya sekarang. Tak hanya itu ada juga coklat dan juga minuman dingin yang tersedia.

" om sini makan sama gue ajak om yang lain juga"ucap Keira.

"Tidak perlu nona! Saya tidak pantas bila semeja dengan anda saya akan tunggu di sisi anda" balas Roy.

"Om lo enggak susah takut kita sama aja rakyat biasa status gue aja bukan seorang nyonya dan juga ratu jadi menurut gue kita pantas aja semeja".

" lagian om ini semua kan om Kevano yang bayar jadi jangan takut sama gue, dan lagi ini cake nya banyak banget enggak mungkin gue habiskan".

"Gue sengaja pesen banyak biar om Roy sama om bodyguard yang lain bisa ikut makan juga jadi jangan banyak protes ayok kita makan cake enak ini".

" tapi nona! ".

Suatu Saat NantiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang