Happy Reading sayang ku semua...😘
Jangan lupa follow author ya sayang😘
Makasih ya yang udah folow dan vote 😘
..
..
..
..
..
..
..
Keira dan juga Roy sudah selesai menghabiskan cake, walaupun ada beberapa yang belum di makan. Keira meminta pelayan untuk membungkuskan cake yang masih utuh bentuk nya.
Tak terasa Keira sudah mengelilingi mall dan bahkan sudah beberapa barang yang ia beli, hingga memasuki jam makan siang. Tepat jam 12 siang Keira masih berjalan pelan melihat toko- toko di mall.
Hingga Keira pergi ke sebuah toko Aksesoris yang menjual beberapa barang yang lucu menurut Keira. Dan ia mengambi sebuah jepitan rambut dan juga beberapa bando lucu.
Setelahnya nya Roy dengan sirgap membayar belanjaan Keira"berasa punya sugar daddy gue kalau kaya gini, belanja tinggal ambil ada yang bayarin heheh"ucap Keira tertawa tipis.
Roy yang sedikit mendengarkan hal itu pun hanya menggelengkan kepala . Sungguh menjaga Keira bagikan menjaga seorang wanita labil sebab wanita itu seperti anak kecil yang akan tantrum bila ia tidak di turuti.
Saat mereka sedang melihat-lihat tiba-tiba saja handphone milik Roy berbunyi dan yang menelpon nya adalah kevano. Buru-buru Roy mengakat telpon tersebut dan berhenti sejenak.
"Hallo tuan".
"Apa kalian masih di sana?"
" saya dan nona Keira masih berada di toko aksesoris tuan".
"Saya akan kesana, ingat tetap awasi Keira"
"Baik tuan".panggilan itu pun terputus dan karena Keira berada tepat di depan Roy ia mendengar bahwa yang menelpon adalah Kevano.
" kenapa om? "Tanya Keira.
" tuan bilang ia akan menyusul kemari nona, sebab tuan sudah selesai meeting "balas Roy sambil memasukan handphone milik nya di saku celana.
" oh gitu, ya udah kita cari restoran aja sekalian cari makan siang "ucap Keira yang sudah selesai memiliki barang yang ia inginkan.
" baik nona"balas Roy.
Mereka sekarang berada di sebuh restoran yang di pilihkan oleh Roy, sebab Keira tak tahu restoran mana yang memiliki makan enak di Milan. Kalau di tanya makan enak yang berada di daerah nya sangatlah tahu sebab ia memiliki banyak warteg yang menjual makanan enak.
Saat ia sedang melihat buku menu tiba-tiba saja kursi yang ada di sebelah tergeser dan terlihat seseorang menduduki kursi tersebut. Dan ya itu adalah Kevano yang masih memakai jas dongker nya dan juga kacamata yang bertengger di wajahnya.
"Apa kamu sudah memilih nya ci? "
"Gue enggak tahu makan nya enak yang mana" balas Keira bingung.
"Sini biar saya pilihkan untuk kamu" ucap kevano kembali.
Keira memberikan buku menu itu kepada kevano dan pada saat itu juga kevano segera memilih beberapa menu bestseller yang ada di restoran tersebut. Keira yang pada saat itu sedang melihat sekeliling matanya melotot saat melihat seorang pria yang sangat ia kenal sedang duduk sambil fokus pada tablet yang ia pegang.
"Nando ngapain di sini" ucap pelan Keira.
"Kenapa cil" tanya kevano yang bingung dengan perubahan wajah Keira yang sepertinya melihat setan.
"Om kenal sama nando bukan"
"Bukan kah ia adalah anak dari tangan kanan keluarga mu dan juga orang yang mejaga mu serta bawahan dari Revan".
KAMU SEDANG MEMBACA
Suatu Saat Nanti
Fantasy"gue mau kita cerai"kalimat itu keluar dari mulut wanita yang kini berdiri di depan nya. " jangan harap kamu bisa minta cerai dari saya. sampai kapan pun kamu tetap istri saya"balas lelaki itu dengan tatapan tajam dan ia melangkah pergi. .. .. ...
