Happy Reading... ❤️🔥❤️🔥❤️🔥
Jangan jadi silent readers hargai penulis dengan vote dan juga komen👺
Selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batin cinta nya author🙏🌟🌟🌟🍲🍲
..
..
..
..
..
..
Jam makan siang Ratih sudah menyiapkan bekal untuk Revan, sebab ia akan berusaha untuk mendapatkan hati Revan kembali. Setelah itu ia sudah merapikan makan yang ia masak ke dalam kotak.
Dan ia meminta kepada supir untuk mengantarkan nya ke kantor Revan, sebab ia tahu Revan selalu melewati makan siang nya karena terlalu sibuk.
Di perjalanan Ratih tak henti memandangi paperbag yang berisikan makanan, hingga mereka sudah sampai ke perushaan miliki Revan.Ratih di bantu oleh supir membukakan pintu dan setelah nya Ratih pergi menuju ke kasir.
"Permisi mbak pak Revan nya ada? " tanya Ratih pada penjaga resepsionis.
"Maaf ibu sebelum nya apa anda ada janji pada pak Revan? " tanyanya kembali.
"Tidak kak tapi saya istri nya" balas Ratih.
"Dih nih orang halu kali ya, enggak mungkin istri nya pak Revan orang jelas-jelas istri pak Revan itu bu Keira" ucap nyindir penjaga resepsionis itu sambil memandang Ratih sinis.
"Maaf ya ibu! Anda sebaiknya pulang dan masak buat suami anda yang pengangguran itu di rumah jangan ke sini, karena anda enggak di Terima dan buat anda jangan terlalu menonton drama maka dari itu anda sekarang menghalu menjadi istri nya pak Revan yang jelas-jelas istri pak Revan hanya bu Keira" balas panjang resepsionis tersebut.
"Saya tidak berbohong! Bila tidak kamu tanya saja ke mas Revan saya ini siapa dia".
" sudah lebih baik ibu pergi dari sini atau saya panggilkan security untuk mengusir anda secara paksa "ancam mbak'itu.
Hingga tiba-tiba Revan keluar dan berjalan menuju ke arah keributan yang terjadi, saat ka melihat Ratih ia menghampiri wanita itu.
" ada apa ini? Mengapa kalian membuat keributan di jam kerja! "ucap Revan marah"
"Maaf sebelumnya tuan ibu ini mau bertemu dengan anda namun ia tidak punya janji terlebih dahulu, dan ia juga mengaku bahwa ia adalah istri anda".jalas wanita itu kepada Revan.
Wajah Revan memerah menahan marah karena Ratih berbuat ulah, ia segera menarik lengan Ratih membawa nya ke dalam kantor nya. Danu yang sedari tadi mengikuti Revan ia membubarkan pegawai lainya.
" bila wanita tadi kemari segera hubungi saya, jangan sampai membuat keributan seperti tadi mengerti!"
"Baik Pak" jawab wanita itu.
Danu menyusul Revan dan juga Ratih ke dalam dengan wajah yang dingin. Ia melihat sang tuan dan Ratih masuk ke dalam ruangan nya, ia bertugas menjaga pintu agar tidak ada yang mendengarkan percakapan Revan dan Ratih.
"Apa yang kau lakukan di sini? " ucap Revan setelah menatik tangan Ratih.
"Aku cuman mau bawain kamu makan siang mas, apa aku salah? " jawab Ratih.
"Salah karena kamu bilang ke semua orang kamu istri aku" ucap marah Revan.
Tiba-tiba saja air mata Ratih mengalir "aku juga istri kamu mas".
" tapi tidak buat publik, ingat cuman Keira yang menjadi istri saya ".
"Mas apa aku semenghina itu sampai kamu enggak mau akui aku diluar sana bahwa aku istri kamu yang bisa beri kamu keturunan".
" aku adalah ibunya Raka bukan Keira, aku ini Wanita mas aku punya hati. Sakit hati aku saat kamu bilang bahwa Raka adalah anak Keira".
"Diam jalang tutup mulut mu, sedari awal kau sendiri yang merangkak ke kasur ku untuk aku nikahi dan kau menerima kalau istri ku Keira yang akan menjadi ibu nya".
KAMU SEDANG MEMBACA
Suatu Saat Nanti
Fantasía"gue mau kita cerai"kalimat itu keluar dari mulut wanita yang kini berdiri di depan nya. " jangan harap kamu bisa minta cerai dari saya. sampai kapan pun kamu tetap istri saya"balas lelaki itu dengan tatapan tajam dan ia melangkah pergi. .. .. ...
