Halo temu lagi sama aing🌝
Jangan lupa komen dan vote ya sayang 😘
Happy Reading sayang😘
..
..
..
..
..
Saat ini Keira yang sedang berada di ruang ganti pun tak henti-henti menangis di depan layar netbook yang menampilkan wajah Nagara di sana.
Nagara tahu bahwa Keira sekarang membutuhkannya namun ia bisa apa bila Keira masih berada di mansion milik Revan maka ia tidak bisa menghampiri gadis itu.
"Maafkan aku eira ini semua salah ku, seharusnya waktu itu aku tidak meninggalkanmu''. Ucap Nagara di video call.
" ini bukan salah mu, aku hanya merasa tertipu selama 5 tahun ini aku menikah dengan pembunuh orang tua ku"ucap pilu Keira.
"Aku akan membantu mu untuk lepas dari dia eira dan aku tak akan meninggalkan mu lagi sekarang kamu berhentilah menangis malam ini aku akan membawa mu pergi dari neraka itu" ucap Nagara.
"Tidak Gara aku tak ingin melibatkan kamu, aku akan pergi sendiri aku tak ingin kamu kena, Revan bukan orang yang sembarangan dia nekat".
" aku tak ingin ada korban lagi karena ulah ku jadi aku akan pergi sendiri dan aku akan memberitahu kamu saat aku berhasil nanti"ucap Keira dengan cepat ia mematikan panggil video itu karena ia tahu bahwa Nagara tidak akan pernah mau mendengarkan nya.
Pada pagi subuh sekitar jam 5 keira nekat keluar dari mansion dengan melewati pagar belakang, saat semuanya orang masih sibuk dengan mimpi mereka.
Sekarang ia harus bener-bener pegi dari Revan karena saat ia tahu bahwa penyebab kematian orang tua keira adalah Revan.Dan hal itu membuat keira marah serta benci pada pria itu.
Dengan membawa sedikit pakai keira berhasil kabur, tapi pada saat yang samaan keira melihat bahwa gerbang belakang di jaga oleh para bodyguard Revan.
Bila ia nekat maka ia tidak bisa keluar dari Mansion ini untuk selamanya. Tapi bila ia tidak pergi maka ia akan semakin di buat sakit hati bahkan ia bisa di buat gila oleh Revan.
"Ayokk berpikir keira, lo harus bisa keluar dari sini mau sampai kapan lo hidup sama saiko yang kapan aja bisa bunuh lo" ucap keira pelan.
Tiba-tiba saja sebuah ide yang bagus muncul di otak keira segera keira pegi menuju ke arah pohon yang ada di sisi kanan gerbang itu. Segera keira memanjat pohon itu ia juga memakai sebuah kain putih. Hingga sekarang penampilan nya seperti kuntilanak.
Ia pun mengeluarkan suara yang persis seperti suara hantu kuntilanak itu, dan pada saat itu juga dia bodyguard yang menjaga gerbang itu seketika saling pandang.
"Hihihihihihi ihh, tolong saya hihihihi".
" kamu denger enggak kaya ada yang minta tolong, kan kamu tahu cuman kita bedua aja disni"ucap bodyguard 1.
"Iya saya juga denger, suara ada di pohon besar itu sana kamu lihat sapa tahu ada orang" ucap bodyguard 2.
"Ehh kok aku, kamu aja lah aku takut " bodyguard 1.
"Halah kamu badan aja yang gede tapi takut sama setan" bodyguard 2.
"Kamu aja takut ya udah ayok cek berdua takut maling" bodyguard 1.
"Yaudah ayok bawa senter nya sekalian" bodyguard 2.
Kedua bodyguard itu pun menghampiri pohon yang di aman ada suara di sana , saat mereka melihat tidak ada orang di sana mereka pun lega.
Tapi saat tiba-tiba saja sebuah ranting jatuh di atas kepala mereka seketika mereka melihat ke atas disana ada keira yang berdandan seperti hantu.
Satu bodyguard itu pingsan dan yang satunya kabur entah kemana meninggalkan teman nya yang pingsan, karena ia ketakutan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Suatu Saat Nanti
Fantasi"gue mau kita cerai"kalimat itu keluar dari mulut wanita yang kini berdiri di depan nya. " jangan harap kamu bisa minta cerai dari saya. sampai kapan pun kamu tetap istri saya"balas lelaki itu dengan tatapan tajam dan ia melangkah pergi. .. .. ...
