BAB 28

3.2K 92 4
                                        

Happy Reading📖.....

Lupa up nya tadi sory ya sayang ku semua nya 😘
..
..
..
..
..
..

Kini Ratih dan juga Raka sudah kembali di mansion, mereka berdua di sambut hangat oleh para pelayan. Tak hanya itu Revan menyiapkan sebuah pesta untuk menyabut kedatangan Ratih dan juga Raka.

Keira yang ikut serta dalam acara itu membantu menyiapkan makanan untuk acara yang mereka adakan di taman belakang mansion.

Para pelayanan yang juga membantu Keira juga, bahkan ada dekorasi mewah yang di siapkan oleh para pelayan. Tak hanya itu semua makanan tampak sangat menggoda dan juga mewah.

Hanya untuk menyambut kembalinya Ratih di buatkan pesta seperti acara pernikahan, tak hanya itu bahkan akan ada tamu istimewa yang akan ikut hadir dalam pesta penyambutan Ratih kembali.

Namun lihatlah sekarang padahal Keira sudah di minta berhenti sama Revan untuk segera merias diri, tapi apa Keira sekarang masih sibuk dengan menyiapkan banyak makanan bahkan penampilan wanita itu terliat seperti seorang pelayan sekarang.

Rambutnya yang sedikit berantakan, sisa tepung yang menempel di pipi dan juga lengan wanita itu, bahkan pakaiannya sudah penuh dengan noda makanan.

Hal itu membuat Revan geleng-geleng kepala, dengan perasaan yang geram Revan mengangkat tubuh Keira seperti karung beras. Ia membawa istrinya itu menuju ke kamar nya.

"Berhentilah memberontak sayang".

" lepasin dulu aku pusing nihh kak".

Mereka pun sampai di dalam kamar, Revan menurunkan Keira dari pundak nya memerintahkan kepada penata rias untuk mendandani Keira.

"Saya tidak mau tahu dandani istri saya secantik mungkin, bila tidak kalian tidak akan mati di tangan saya mengerti".Ancam Revan pada penata rias.

Para penataan rias itu hanya mengangguk di sertai seluruh tubuh mereka yang bergetar hebat akibat ancaman Revan. Keira yang melihat hal itu hanya bisa menggelengkan kepala.

" hufff!... Sangat merepotkan sekali".

Keira pun segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya dari keringat karena hampir seharian dia di dapur membantu para pelayan menyiapkan makanan.

Setelah itu ia memakai baju yang di siapkan oleh Revan. Ia di rias secantik mungkin hingga para penataan rias terpesona pada kecantikan Keira. Setelah selesai Revan yang entah dari mana masuk tanpa permisi, melihat penampilan Keira yang sangatlah cantik.

Revan pun menghampiri Keira hingga sebuh kecupan tiba-tiba Keira dapatkan. Revan tersenyum melihat wajah merah Keira yang syok akan Revan yang mencium Keira tiba-tiba.

Hingga Revan menuntun Keira untuk merangkul lengan pria itu, keira dan juga Revan bejalan beriringan. Menuruni tangga dengan anggun di sama sudah ada bunda Revan dan juga ayah Revan melihat ke arah mereka berdua dengan senyum yang merekah.

"Wahh menantunya bunda cantik banget" punji bunda sambil mengelus rambutnya Keira saat kedua sejoli itu berhenti di depan nya.

"Makasih bunda, oh iya kak Ratih mana bun? " tanya Keira sambil melirik kiri dan kanan.

"Ohh dia sedang berada di taman belakang sayang bersama dengan Raka" jawab bunda.

"Sudah lah lebih baik kita langsung ke taman belakang, sebab sudah banyak tamu yang berdatangan" ucap daddy dengan merangkul sang istri.

Mereka pun sudah berada di taman belakang, ternyata para tamu sudah berdatangan. Bahkan banyak pejabat yang turut hadir di pesta tersebut. Tak lama Mc membuka acara tersebut, sambutan tepuk tangan meriah pun terdengar.

Suatu Saat NantiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang