Keesokan harinya ketika membuka mata jungkook langsung disuguhkan dengan wajah cemberut taehyung yang sudah memakai seragam sambil melipat tangan di dada.
"Aku akan pergi sekolah hari ini untuk memberitahu kepindahanku " Beritahu taehyung dengan wajah acuh.
"Baiklah aku akan bersiap! " Jungkook bangun dari sofa kemudian berjalan ke kamar mandi, namun saat berada di depan taehyung dia menghentikan langkahnya, melirik taehyung yang masih cemberut sambil memalingkan wajah. Dengan jail dia pun mencium bibir taehyung kilat membuat empunya mendelik seketika, hendak mengomel namun jungkook sudah lebih dulu kabur dan masuk kedalam kamar madi.
.
"Tunggu aku di dalam saat pulang nanti jangan tunggu aku di depan gerbang! " pesan jungkook ketika mereka sudah berada di depan gerbang sekolah.
Taehyung mengerutkan kening heran, memangnya ada apa? Biasanya dia menunggu jungkook di depan gerbang.
Namun taehyung enggan bertanya karena gengsi, ingat dia masih marah pada pria itu! alhasil dia pun hanya diam memendam rasa penasarannya.
"Kau mengerti? "
"Hm! "
"Baiklah aku pergi dulu! " Jungkook mencium pipi taehyung kilat sebelum pergi dari sana.
Setelah pria itu hilang dari pandangan Taehyung pun balik badan kemudian memasuki sekolah, namun baru saja kakinya melewati gerbang dirinya sudah disambut oleh irene yang berlari-lari menuju ke arahnya.
"Taehyung! kemana saja?" tanya irene begitu sudah berada di samping sang empu.
"Aku merasa kurang sehat beberapa hari belakangan ini!" Jawabnya sembari tetap berjalan.
"Kau baik baik saja?" irene menatap taehyung dari ujung kepala hingga kaki.
"aku baik-baik saja sekarang"
"Apa jungkook marah padamu?"
Seketika Taehyung menghentikan langkahnya kemudian menoleh ke arah irene.
"apa dia melakukan sesuatu padamu? "
Taehyung lupa kalau irene dan seojunlah yang mengantarnya pulang pada malam itu, dia khawatir kalau jungkook melakukan kekerasan pada mereka berdua apa lagi mengetahui dirinya mabuk. Taehyung takut kejadian jungkook menghajar seojun di depan flat terulang kembali.
"Dia tidak melakukan apapun tapi dia menatap ku dan seojun seperti macan yang kelaparan. Pria itu seperti ingin menguliti kami hidup-hidup" Kata Irene sambil Bergidik ngeri.
Taehyung tertawa pelan kemudian menghela nafas lega, setidaknya jungkook tidak melakukan kekerasan fisik.
"Untungnya dia sangat tampan!"
"Jadi kau memakluminya karena dia tampan begitu? "
"Tentu saja! "
Taehyung menggelengkan kepala pelan. Dia angkat tangan. Irene memang sangat menyukai pria-pria tampan.
Sedetik kemudian irene tiba-tiba menghentikan langkahnya ditengah koridor ketika ingat sesuatu "oh iya kepala sekolah mencari mu!"
"Untuk apa?"
"Tidak tahu!"
"Baiklah aku akan ke sana sekarang, sembari ada sesuatu yang ingin aku sampaikan!"
"Kalau begitu aku akan pergi ke kelas duluan!"
Taehyung mengangguk, mereka pun berpisah di Koridor.
Taehyung mengetuk pintu bertuliskan ruang kepala sekolah di depannya, tak lama kemudian terdengar seruan dari dalam. Dia pun membuka pintunya lalu masuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
bad things
Romansajeon jungkook dan kim taehyung tumbuh besar bersama di panti asuhan. mereka telah bersama selama hidup mereka. jungkook mencintai taehyung dengan caranya sendiri. dia menggenggam erat taehyung sebagai bukti cintanya, namun ternyata apa yang dia lak...
