23. present

234 20 5
                                        

Mereka lanjut memilih motif jam dinding.

"Ten Hyung......." Panggil Yangyang.

"Hmmmm?"

"Aku dan Hendery Hyung kau membeli cemilan dulu, boleh kan?" Bujuk Yangyang dengan wajah yang memelas.

"Benarkah itu Hendery?....tidak untuk hal yang aneh-aneh lagi?" Ten mencoba memastikan.

"Tentu saja benar Hyung!" Ceria Hendery.

Ten lantas mengizinkan mereka pergi.

_______

Kini Jisung tengah duduk di sofa sambil menonton tv.

"Jisung~ah! Ayo makan!" Panggil Jeno yang berada di dapur.

"Aku tidak lapaaar ......" Balas nya.

Jeno yang mendengar itu mengerutkan keningnya, ada apa ini? Jisung bukanlah orang yang tidak suka makan.

Jeno lantas menghampiri Jisung.

"Jisung~ah.... Hyung tidak salah dengar kan?....." Gumam Jeno.

Jisung yang sibuk menonton tv lantas berbalik menatap Jeno.

"Aku tidak lapar Hyung......"

Ayolah!, Benar benar susah menjaga anak ini!

"Jisung~ah.....ayo makan, ayo makan bareng Hyung, mau kan?...... Jisungie sebentar lagi akan ikut kegiatan promosi..... Jadi kau harus sehat!" Bujuk Jeno.

Jisung lantas menghela nafas panjang.

"Baiklah hyuuuung....." Gerutu nya.

Mereka lantas makan bersama.

"Masakan Jeno Hyung benar-benar enak!" Ceria Jisung.

"Eh?? Biasanya kau hanya ingin makanan yang dimasak Jaemin?"

"Makanan Jeno Hyung tak kalah enak dari masakan Jaemin Hyung!"

"Wah! Syukurlah Jisungie menikmati nya!"

"Oh ya..... Aku tidak melihat Jaemin Hyung hari ini......dia ada dimana?" Tanya Jisung polos.

"Eh? Jisungie juga tidak melihatnya?"

"Iyaaa, sejak aku bangun sampai sekarang...."

"Dia ada dimana yah?.... yasudahlah! Nanti Jeno Hyung yang cari!"

Hari mulai siang, pukul 13.27 kst.

"Emmm.....kalau begitu, tolong bungkus kan jam dinding yang motif ini yah...." Ujar Chenle menunjuk jam dinding pilihannya.

"Baik tuan! Tunggu beberapa menit, dan saya akan kembali." Pelayan itu lantas pergi sambil membawa jam dinding yang di pesan Chenle.

Sore hari, pukul 17.06 kst.

"Hyuuuung........" Rengek Jisung yang tengah melamun di meja makan.

"Hmmm.... Kenapa?" Balas Jeno yang tengah mencuci piring.

"Jaemin Hyung sampai sekarang belum kembali, begitu pula Chenle."

"Tadi barusan Hyung telpon Chenle, dia bilang sedang main bersama Ten Hyung."

"Tapi.....tega sekali mereka meninggalkan ku!" Cemberut Jisung.

"Jadi..... Jisungie juga mau jalan-jalan?" Tanya Jeno.

Jisung terdiam sejenak. Memastikan bahwa telinganya tak salah dengar.

"Jalan-jalan?!? Hyung tidak berbohong kan?!?" Sumringah Jisung.

OUR JISUNG Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang