Jangan lupa vote dan tolong berikan komentar agar author lebih semangat menyelesaikan ceritanya.
Cerita ini adalah fiksi dan bijaklah dalam memilih bacaan.
Be Wise, Young Adult Story [18+]
Bisa jadi mengandung adegan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
***
Berita pernikahan Jonathan dan Nayara sudah naik. Ramai orang-orang berkomentar. Ternyata Jon memang sepopuler itu. Kemudian orang-orang mulai mempertanyakan mengenai Nayara. Tak lama kemudian berita mengenai dirinya yang sempat menjadi selingkuhan muncul. Awalnya Nayara terkejut, tapi Jon meminta untuk tenang karena dia sudah menyiapkan satu kejutan. Benar saja, berita itu disusul dengan kabar bahwa Nayara adalah kambing hitam. Kini semua terbongkar, termasuk kebohongan teman Nayara yang menuduhnya sebagai selingkuhan padahal dia sendiri orangnya. Bukti-bukti muncul ke permukaan. Nayara yakin, Jon yang melakukan semua itu.
Nayara menatap suaminya yang nampak tenang. Sudah satu jam mereka berdiam diri di panthouse sambil menonton berita. Jon fokus dengan acara, sementara Nayara sejak tadi sibuk membaca berita tentangnya di internet.
"Kau yang mendapat bukti-bukti itu?" tanya Nayara.
Jon menatap Nayara dengan ssnyum. "Tidak penting hal itu, Nay. Yang paling penting sekarang namamu bersih. Kau tidak perlu takut lagi orang-orang memandangmu sebagai selingkuhan. Kau tidak perlu khawatir lagi klienku akan berpikir dua kali untuk bekerja sama dengan ku hanya karena masalah itu. Aku selalu memilih rekan kerja yang profesional jika kau belum tau."
Pria berusia tiga puluhan itu bangkit setelah mematikan TV, berjalan ke ruang makan diikuti Nayara.
Nayara menatap rangkaian bunga cantik di meja, tak lupa sebuah strowberry shortcake di hadapannya. Saat membawanya pulang ke panthouse, merrk mampir ke toko bunga dan toko kue untuk membeli semua itu. Entah apa tujuannya, Nayara curiga itu bukan hanya untuk menyenangkan dia.
"Kenapa hanya diam? Kau tidak ingin memakainya?" tanya Jon sambil meletakkan sekaleng soda dan duduk di meja makan.
"Apa tujuanmu membelikanku semua ini?"
Nayara menatap curiga pada suaminya.
"Hanya ingin membuat istriku senang memangnya tidak boleh? Saat kau mabuk, kau bilang ingin strowberry shortcake, jadi kau bisa memakannya karena sekarang sudah ku belikan. Lagipula, aku punya tekat membuatmu jatuh cinta, memangnya ini tidak akan mempan?"
"Kue ini? Membuatku jatuh cinta padamu?" Nayara berdecik, "Cih, tidak akan."
Nayara duduk, mengambil sendok kemudian memasukkan ke dalam mulut. Enak, tapi sedikit terlalu manis. Mungkin karena stroberinya juga manis.
Jon tersenyum kecil, diusapnya kepala Nayara dengan lembut. Entah bagaimana bisa dirinya jatuh cinta pada wanita ini. Semua terjadi begitu saja. Hal-hal kecil dan tidak masuk akal yang menariknya, membuatnya masuk dan masuk semakin dalam setiap harinya.
"Nikmati kuemu. Aku akan buat makan siang untukku sendiri," kata Jon.
Kemudian pria itu beranjak dan membuka kulkas. Dia tau Nayara sudah memasukkan beberapa bahan makanan ke dalamnya. Ternyata memiliki istri memang bukan sesuatu yang buruk.
"Memangnya kau bisa memasak?" tanya Nayara saat dia melihat Jon mengeluarkan daging dari freezer.
"Bukankah kita cukup memanggangnya?" tanya Jon.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Wolf Bride [END]
Fanfiction[18+] Nayeon and Jungkook as main characters visual Nayara dijual ayah tirinya sendiri. Ini adalah awal yang membuatnya bertemu Jonathan, seorang pebisnis yang namanya niak daun karena masuk majalah Forbes belakangan ini. Rupanya tampan, matanya taj...
![The Wolf Bride [END]](https://img.wattpad.com/cover/369098655-64-k1137.jpg)