Pagi itu Muthe ijin dengan Chika melancarkan kewajibannya sebagai istri menggantikan suaminya. Chika malah senyum sumringah melihat Muthe yang menjadi wanita dewasa, pesan Chika hanya jaga kesehatan dirinya dan bayinya. Tian pun memberi restunya untuk Muthe menggantikannya selama dirinya sakit.
"Gue salut ma istri lu, dia berubah jadi wanita kuat dan dewasa," kata Chika.
"Gue bangga sama Muthe, dia bisa menjadi wanita yang bisa dampingin gue, gue gak nyesel nikah sama dia," kata Tian tersenyum.
Muthe mengumpulkan semua anak buahnya di lobby kantor. Semua bingung dengan penampilan Muthe yang berbeda dari biasanya.
"Lu ngapain sih Muth," protes Khatrin menariknya turun.
"Tenang Khat, ini waktunya perubahan," kata Muthe tersenyum pada Khatrin.
"Hah?" Khatrin dan Gracie tampak bingung disana.
"Oke, semua terima kasih atas kehadirannya, saya kira cukup untuk drama dan perlakuan buruk yang terjadi di perusahaan ini, saya Mutiara Azzahra, ISTRI DARI CHRISTIAN ANGELO, sementara ini akan menggantikan posisi suami saya selama beliau sakit, dan segala macam hal terkait pemberitaan tentang suami saya yang akan muncul di kemudian hari boleh di konfirmasi ke saya langsung, mulai sekarang tidak ada toleransi terhadap setiap bullying, abuse, dan sejenisnya di kantor ini, terima kasih!" Kata Muthe meninggalkan loby bersama Indah.
Semua orang disana tercengang dengan semua yang di sampaikan oleh Muthe. Terlebih saat dirinya menyatakan bahwa dia adalah istri dari Tian.
"Kak Indah bisa panggilin Gracie sama Khatrina gak?" Kata Muthe yang duduk di singgasana suaminya.
"Siap bu," kata Indah meninggalkan ruangan Muthe.
Tidak lama Khatrina dan Gracie datang ke ruangan Muthe dan masih dengan wajah tercengang tidak percaya.
"Muth lu gak lagi bercanda kan?" Tanya Gracie. Muthe hanya senyum.
"Bu, saya bener-bener minta maaf, saya gak ber...," kata-kata Khatrin terhenti oleh Muthe yang melarangnya.
"That's okay Khat, gue tau apa yang lu perjuangin dan itu fair," saut Muthe membuka lengannya untuk Khatrina. Khatrina langsung memeluk orang yang merupakan saingan terbesarnya tersebut.
"Gue tau, lu cuman pengen usaha lu di hargai, untuk itu lu gue tunjuk sebagai leader proyek ini menggantikan posisi Cindy," kata Muthe.
"Se..serius Muth?" Tanya Khatrina gak percaya. Muthe hanya senyum dan mengangguk.
"Buat kak Gracie, lu bakal jadi leader tim designer menggantikan Cindy, dan gue bakal memanggil beberapa orang buat masuk sini dan fokus utamanya bantu Khatrin beresin proyek ini," kata Muthe. Gracie yang masih gak percaya langsung di peluk oleh Khatrina.
"Ma.. makasih bu," kata Gracie gak percaya.
"Gak usah terlalu formal kalo cuman kita-kita aja," kata Muthe merangkul kedua sahabat barunya itu.
"Oke lu berdua boleh balik kerja, makasih ya, gue percaya ma lu berdua," kata Muthe. Kedua sahabat barunya itu tampak semangat dan bahagia.
"Oia Muth, design lu yang waktu itu....," Khatrin ragu melanjutkan kata-katanya.
"Gue tau lu lebih jago dari gue, jadi do what u want, abis mas Tian balik, gue bakal gabung tim kalian lagi," kata Muthe membuat Khatrin dan Gracie makin semangat.
Progress yang di lakukan oleh Muthe gak main-main. Proyek yang tersendat dan dikejar deadline akhirnya bisa selesai on target. Dey, Eli dan beberapa designer potensial lainnya akhirnya punya kesempatan gabung disana.
Tian yang kondisinya sudah pulih dan siap bekerjapun akhirnya malah gantian dengan Muthe yang harus bed rest dengan perut yang mulai membuncit.
"Sekarang waktunya papi mulai bekerja lagi, mami sama dedek istirahat di rumah ya," kata Tian mengecup kening Muthe dan perutnya sebelum berangkat kerja.
"Semangat papi," kata Muthe manja pada Tian.
**************************************
Happy reading
KAMU SEDANG MEMBACA
My Hubby
FanfictionChrisMuth another story Jangan di bawa ke real life ya Hanya hiburan semata Jika ada kesamaan nama itu hanya kebetulan yang diniatkan saja
