Dua Sembilan

3.3K 304 5
                                        

Lisa sedang bermain dengan kucing baru yang baru saja dia temukan beberapa hari yang lalu saat dia berlibur ke kampung halaman Ayahnya bersama Lia. Dia duduk di tepian meja dapur, sambil menunggu pancake buatannya masak. Wajahnya tersenyum, ceria dan seperti biasanya.

Sudah sebulan semenjak berita yang menggemparkan berlalu, dan dia telah pulih dari rasa penyesalannya ketika mendapat kabar Jennie mulai melakukan aktivitasnya lagi. Dia bersyukur atas berita itu karena dia merasa Jennie harus kembali menjalani aktivitasnya.

Meskipun dia dan Jennie tidak jauh berbeda, dia menghabiskan waktu dengan menyendiri dan menyesali semuanya. Lisa juga banyak mendapat hujatan karena perbuatannya sendiri, Lisa juga banyak mendapat makian dari fans Jennie karena hanya diam tanpa memberi konfirmasi apapun.

Dia tahu seharusnya dia memberi informasi, tapi dia takut jalan yang di ambil justru membuat Jennie semakin tersudut. Lagian tidak ada yang perku di konfirmasi, semua berita yang muncul memang benar adanya.

Dia juga bangga pada Jennie ketika wanita itu melakukan jumpa pers dan membeberkan semua kebusukan Taehyung. Meskipun Lisa masih belum mengerti mengapa ada Miko di samping Jennie saat itu.

"Lisa, kau mengundang seseorang?" Ibunya datang menyentuh bahu Lisa untuk menyadarkannya dari lamuman.

Lisa menggeleng dan menatap Ibunya.

"Dia bilang dia temanmu."

Lisa mengangguk, memberikan kepercayaan pancakenya ke Ibunya. Lalu pergi ke pintu sambil menggendong kucingnya. Dia berharap tidak ada siapapun yang mengganggu hari pertamanya pindah, tapi sampai dia berdiri di depan pintu dia masih belum bisa menebak siapa temannya yang berkunjung.

"Miko?"

"Lisa...benar." Miko maju selangkah dan memeluk Lisa dengan erat. "Aku benar-benar kehilangan jejakmu." Pria itu melepaskan pelukannya dan menatap Lisa dengan senyuman yang lebar.

"Tunggu..." Lisa menarik napasnya, melepaskan kucingnya lalu kembali menatap Miko dengan heran. "Bagaimana bisa kau-"

"Jangan tanyakan apapun, aku datang untuk meminta maaf padamu."

Lisa melihat ke dalam Rumahnya, memastikan tidak ada orang lain yang mendengar. Dia mengajak Miko untuk keluar, setelah pintu tertutup dia kembali menatap Miko.

"Jadi apa yang terjadi?" Tanya Lisa.

Miko menceritakan semuanya dengan detail, cepat dan jelas. Bagaimana dia bisa bersama Jennie dan sekarang menjadi supir pribadinya, dan bagaimana dia bisa mendapatkan rekamannya bahkan dia juga menjelaskan bagaimana keterlibatan Rose dalam kasus ini. Awalnya Lisa sama dengan Jennie, tidak percaya bahwa Rose mengetahui semuanya tentang kontrak mereka. Dan lebih bodohnya lagi Lisa tidak pernah mencari tahu siapa keluarga Rose, padahal mereka sudah berteman cukup lama.

Meskipun dia kecewa dengan Rose tapi Miko meyakinkan pada Lisa bahwa Rose tidak punya niat buruk untuk rencana Taehyung.

"Bagaimanapun dia tetap keluarga Kim." Miko menunduk. "Mereka tetap menjadi sorotan, dan menjadi keluarga politik nomor satu, kan?" Dia berbicara sambil tertawa seakan tidak percaya seburuk apapun berita tetang keluarga Taehyung tidak akan pernah bisa menghancurkan reputasi politik mereka. "Bahkan Iren yang dengan terang-terangan menampar Taeyung di depan umum kini menerima lamaran pria itu."

Lisa menjatuhkan punggungnya ke dinding, menatap Miko dengan perasaan sedih.

"Aku harus mencari pekerjaan baru di saat dia menarik adikku dari beasiswa Grup Kim."

"Oh Sial!" Kata Lisa.

"Tapi Jennie datang menawarkan pekerjaan untukku dan berniat membantu pendidikan adikku."

The secret relationshipCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang