Tiga puluh dua (END)

3.1K 225 10
                                        

"Apa ini baik-baik saja?" Lisa melihat ke arah Jennie yang tersenyum lebar tepat di sampingnya. Dengan perasaan yang khawatir Lisa bertanya lagi dengan hati-hati. "Jika ada yang melihatnya bagaimana?"

Jennie menoleh ke arah Lisa sambil cemberut. "Kamu tidak suka?"

"Suka, tapi... Aku takut seseorang melihat kita dan berita buruk terjadi lagi tentangmu."

Jennie mengeratkan genggamannya pada tangan Lisa. "Bagus, biar dunia tahu bahwa kita bersama." Ucapnya tanpa rasa bersalah. Jennie melepaskan masker dan topi hodinya agar semua orang yang ada di taman malam itu melihat mereka. "Lakukan juga." Katanya pada Lisa.

Lisa berusaha menutup masker Jennie agar wanita itu memakainya kembali "Pakai maskermu Jen." Lisa protes tapi Jennie tidak peduli hingga akhirnya Lisa menyerah dan mereka terekspos.

Semua orang yang ada di taman awalnya tidak peduli dan tidak sadar bahwa ada Jennie artis terkenal di sana sampai seorang anak perempuan tersenyum sambil berteriak.

"Ya Tuhan ! Lisa?" Anak itu menutup mulutnya dengan dramatis. Kemudian dua orang lainnya mendekati mereka dan mulai mengeluarkan hand phone nya untuk mengabadikan momen langkah itu.

Tentu saja ini moment yang langkah mengingat Jennie dan Lisa sudah cukup lama bersembunyi dari dunia luar.

"Bagaimana ini?" Kata Lisa menarik Jennie ke sampingnya lebih dekat. Dia berusaha untuk melindungi Jennie kali ini dari sorotan kamera, dia tidak ingin lagi bersembunyi di belakang wanita itu.

Seorang pria muda mendekat. "Kalian bersama?" Wajahnya penuh dengan keceriaan, senyuman yang muncul di wajahnya dan matanya yang berbinar. "Iya, mereka ternyata bersama." Teriaknya dengan penuh kegembiraan.

Jennie dan Lisa tidak punya waktu untuk menanggapi apa yang terjadi di depan mereka. Jadi mereka memutuskan untuk berlari dan terus berlari, sampai beberapa orang ikut mengejar mereka dan tidak hanya penggemar Jennie tapi wartawan yang ternyata mengikuti mereka pun ikut berlari mengejar Jennie dan Lisa.

"Sudah aku katakan jangan buka maskermu." Ucap wanita tinggi yang berlari sambil menggenggam tangan Jennie dengan erat. "Mereka tidak akan membiarkan mu bersembunyi kali ini."

Jennie tertawa seakan apa yang sedang terjadi pada mereka adalah sebuah hiburan yang dia harapkan. "Kau sangat cerewet."

Lisa menoleh ke Jennie dengan kening yang berkerut. "Dan kau keras kepala."

Mereka berdua tertawa sambil berlari hingga akhirnya Jennie kelelahan dan berhenti tepat di sungai Han. Dia melepaskan tangan Lisa dan menopang dirinya dengan tangan di kedua lututnya.

"Tunggu, biar aku istirahat dulu." Katanya.

Lisa melirik ke belakang Jennie. "Ah sial, mereka semakin banyak."

"Biarkan...biarkan mereka tahu."

"Tahu apaan." Lisa menarik tangan Jennie dan bersiap membawanya lari lagi tapi Jennie tetap diam.

Dia diam sambil memandang wajah Lisa dengan senyuman kekaguman. Matanya yang seperti kucing penuh dengan arti, senyumannya membuat Lisa berpikir keras tentang ide dalam pikiran Jennie yang tidak bisa dia tebak.

Tepat saat semua fans mereka berada di sekeliling Jennie dan Lisa. Jennie mendekat pada Lisa dan mencium bibir wanita itu dengan lembut. Sebuah kecupan singkat yang penuh dengan kejutan. Semua mata, layar hand phone dan flash  dari kamera paparazzi fokus pada mereka berdua.

Lisa menatap Jennie dengan keterkejutannya.  "Apa yang kau lakukan?" Tanyanya menarik tangan wanita itu.

"Memberitahu pada dunia kau milikku secara resmi." Jawab Jennie dengan enteng. Matanya berbinar, senyumannya penuh kebanggaan. "Aku ingin semua orang tahu kalau kita bersama, secara resmi tanpa ada kontrak bodoh apapun."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 25, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

The secret relationshipCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang