Extra 3

25.3K 2.1K 137
                                        

Xavier menatap 2 makhluk berbeda usia di depannya ini dengan datar. Orion dan Juinth yang sudah menginjak remaja.

Ritual gerhana bulan kembali akan digelar yang kali ini akan dilakukan di Silvermoon Pack dimana kakak Xavier berada. Niatnya berangkat lebih awal untuk membantu kakaknya disana.

Namun pagi ini terpaksa ia urungkan karena 2 oknum yang sayangnya pasangan dan anaknya kembali membuat ulah.

Xavier sendiri tahu bahwa Orion bisa memasak, tetapi entah karena pemicu apalagi mungkin keduanya lagi-lagi memulai keributan di pagi yang indah ini membuat dapurnya hancur berantakan.

“Ayah duluan Pa. Aku hanya niat membantu untuk membuat sesuatu yang special untuk Papa karena Papa akan cukup lama disana?”

“Kenapa jadi Ayah? Juinth duluan sayang yang menggangguku memasak untukmu pagi ini.”

Lihat kan? Baru 10 menit mereka diam sekarang sudah mulai lagi.

“Cukup! Mulai sekarang kalian tidak boleh menyentuh dapurku lagi saat berdua.”

“Papa.”

“Sayang.”

Keduany kembali berniat protes jika saja tidak melihat tatapan tajam dari Xavier.

“Baik papa.”

“Baik Lunaku.”

“Sekarang diam disini, jangan memulai keributan dan Papa akan memasak sarapan kali ini. Siapapun yang beranjak akan Papa hukum.” Ultimatun itu di patuhi oleh 2 sosok berbeda usia itu yang duduk tegap di sofa ruang keluarga.

Namun sekali lagi, baru 5 menit Xavier pergi kedapur, keduanya sudah mulai saling sikut. Jika saja tak ada suara peringatan dari Xavier maka perang dunia yang keberapa kali sudah pasti dimulai.

****

Usia Juinth sudah menginjak 15 tahun, remaja tanggung yang setiap hari membuat ulah dengan sang ayah, tentu saja. Sukses membuat Xavier pusing menghadapi keduanya. Angela sendiri terasa melihat kembali Orion dan Alger di masa lalu melihat keduanya.

Nampaknya sifat usil ini sudah menjadi DNA yang turun menurun di Bluemoon Pack. Dihadapan orang luar mereka mungkin nampak luar biasa tapi dihadapan keluarga sendiri bobrok bukan main.

Barang-barang Xavier sudah dimasukkan dalam mobil. Mungkin 3 atau 4 hari lagi Juinth dan Orion akan menyusulnya ke Silvermoon Pack.

Dua manusia serigala berbeda usia dengan wajah yang cukup mirip itu memandang Xavier dengan dramatis.

“Ingat pesan Papa Juinth. Jangan sampai terlambat ke sekolah, mengerti? Dan Elder, tolong sekali urus Juinth dengan baik. Kalian jangan membuat keributan.”

Juinth mengangguk “Siap Papa. Juinth jadi anak baik kok.” Janjinya dengan cengiran lebar. Sedangkan Orion memutar mata malas.

“Jaga dirimu dengan baik, Lunaku. Jika ada masalah segera hubungi aku.” Orion beranjak memeluk Xavier dan mencium puncak kepalanya.

Juinth yang melihat itu tak mau kalah, menyelinap di antara kedua orang tuanya. Orion melihat itu mendengus malas, tetapi tetap memeluk kedua orang paling berharga baginya itu.

Tak butuh waktu lama saat mobil milik Xavier yang di supiri oleh Miguel berangkat setelah acara perpisahan yang berlebihan itu.

****

“Juinth astaga. Bangun atau Ayah benar-benar akan menyeretmu. Kita sudah hampir telat.”

Sekolah Juinth masuk pukul 8 pagi sementara sekarang pukul 7.45 dan remaja 15 tahun itu masih pulas dalam tidurnya.

AlphaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang