Di kehidupan yang sementara ini, begitu banyak hal yang menyebalkan dan tidak berjalan sesuai rencanaku.
satu-satunya hal yang bisa menyelamatkanku dari semua yang terjadi di dunia adalah musik.
Musik membuatku tenang, membuatku merasa lebih baik...
Aku membuka mataku perlahan, hembusan angin menerbangkan rambutku ke belakang. Rasa sakit yang aku rasakan dikepalaku lenyap tidak terasa sama sekali.
Aku melihat kesekeliling, banyak bunga bermekaran disini, wanginya sampai membuat aku merasa sangat nyaman. Aku mendudukan diriku, menatap taman bunga disini membuat aku semakin tersenyum lebar.
Dengan sekuat tenaga aku berdiri lalu berlari sejauh yang aku bisa, tidak ada orang disini. Aku seperti hidup sendirian tapi, tidak merasa sepi.
Sejauh mata memandang, hanya terlihat bunga dan hamparan hijau rumput dengan burung-burung yang indah.
Aku berteriak senang, memandang langit yang berhiaskan pelangi indah.
"Ini tempat apa Tuhan? Kenapa aku merasa sangat nyaman disini? Walau aku tidak melihat siapa-siapa selain aku, tapi keheningan ini membuat ku sangat nyaman."
Aku berputar-putar, lalu duduk dan menidurkan diriku, di atas rerumputan hijau.
Pikiranku melayang, menampilkan bayangan ibuku dan Rebecca. Mantan kekasihku yang masih sangat aku cintai.
"Coba Rebecca ada disini. Aku pasti akan sangat se-"
"Freen"
Tiba-tiba telingaku menangkap sebuah suara yang sangat aku kenal.
"Freen, kapan kamu mau bangun?"
"Hah? Suara dari mana itu?"
Aku memandang kesekelilingku, tapi nihil aku tidak menangkap apapun selain pemandangan hijau, dan bunga-bunga.
"Ingat janji kamu? Kamu akan tampil di panggung mewah itu dan bawain lagu ciptaan kamu sendiri."
Kembali, suara itu menggema. Aku terduduk, mencoba menenangkan diriku sendiri.
"Freen, bangun. Besok hari tampil kamu. Bangun sayang"
Suara itu terus-menerus terdengar. Aku yakin itu adalah suara Rebecca. Tapi, dimana suara itu berasal?
"Rebecca! Kamu dimana?" Aku berteriak cukup kencang sambil berlari.
"Rebecca!"
"Rebecca!"
Aku terus berlari ke arah yang aku mau sekuat tenaga, hingga akhirnya aku menemukan sebuah pintu dengan cahaya disekelilingnya, aku berlari ke arah pintu itu lalu semuanya menggelap.
. . . .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tamaaatt
Huhu, akhirnya sudah selesaii
Terimakasih untuk readers yang setia menunggu, terimakasih komen dan semangatnyaa..
Tanpa kalian aku bukan siapa-siapa
Sampai ketemu dicerita selanjutnyaa...
Enaknya genre apa ya?😌
Kalo dah baca di karyakarsa, komen disini yaa..
Sekali lagi, terimakasihhh🥰🥰❤
Dan untuk pacarku Justzataa_ terimakasih semangaat nya sayang❤❤❤