28 Jam🕓

18 8 1
                                        

SELAMAT MEMBACA

-
-
-

Moira mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya, dia menatap sekitarnya, tempat yang begitu asing.

"Moira, akhirnya kamu sadar nak."

Ucapan itu membuat Moira menyadari bahwa ada Mama dan Papanya juga di tempat itu. Moira melihat Dalia dan Keenan di depannya duduk di kursi dengan tubuh yang terikat, sama seperti dirinya. Di gudang yang besar ini Moira tidak melihat siapapun kecuali mereka bertiga.

"Ma, Pa, kenapa kita di sini?" Tanya Moira.

"Aileen yang membawa kita ke sini Moi, entah apa maksudnya," ucap Keenan yang juga tidak mengerti.

Tadi, tiba-tiba saja beberapa orang berpakaian serba hitam masuk ke rumah orang tua Moira. Orang-orang itu langsung membawa Keenan dan Dalia secara paksa. Hingga kini mereka beda di sebuah gudang besar tepat di tengah hutan.

"A-aileen?" Sontak Moira kembali mengingat kejadian tadi. Dimana ia mengetahui siapa sebenarnya Aileen. "Ma, Pa, Aileen itu jahat. Dia psycopat! Dia kejam! Dia_---"

"Gibahin aku ya?"

Ucapan itu sontak membuat Moira menghentikan ucapannya. Tampak Aileen dengan pakaian serba hitamnya, sama seperti Naile yang menyelamatkan Moira waktu itu. Tapi bedanya kini dia menampakkan wajahnya, tidak memakai masker dan kacamata hitam.

Gadis itu masuk ke dalam gudang diikuti pria-pria yang berpakaian serba hitam dan juga masker. Ada sekitar 20 pria yang berbaris rapi di belakang Aileen.

"Lepasin kami Aileen! Apa mau mu?" Ucap Moira yang tidak habis pikir dengan kejahatan Aileen.

"Lepas Aileen! Kenapa kamu mengikat kami seperti ini?" Tanya Dalia tegas.

Aileen berjalan mendekat. "Lepas? Dengan gampangnya kalian meminta untuk lepas? Apakah kalian tau? Ini adalah moment yang ku tunggu selama bertahun-tahun!" Ucap Aileen tersenyum smirk. "Moira, kau pikir tujuanku hadir di kehidupanmu hanya untuk merebut Carrel dan yang lain? Haha, kau salah! Bahkan aku sama sekali tidak tertarik dengan pacar dan juga teman-temanmu! Inilah tujuanku yang sebenarnya Moira! Membuat kalian musnah!" Tambah Aileen yang lagi-lagi tersenyum iblis.

"Kenapa Aileen? Kenapa kau jahat denganku? Apa salahku? Bahkan sekarang kau membawa Mama dan Papaku!" Ucap Moira dengan air mata yang terus mengalir. Moira capek menghadapi semua ini.

"Kau mau tau apa salahmu? Karena kau hidup bahagia di atas penderitaan ku! Coba pikir, sudah berapa tahun lamanya kau hidup bahagia? Maka, selama itu juga penderitaan ku Moira!" Jelas Aileen penuh dengan kebencian.

"Aku tidak mengenalmu Aileen, kau datang sebagai orang asing. Lalu mengapa kau mengatakan bahwa kebahagiaanku membuatmu menderita?" Tanya Moira terisak.

"Secepat itu kau melupakanku? Baiklah, aku akan memberitahu kalian siapa aku sebenarnya!"

Moira, Dalia, dan Keenan menatap Aileen penuh tanda tanya. Hidup Aileen sungguh sangat misterius.

Aileen menatap tajam ketiga orang di depannya. "Aku, anak yang menderita karena kebejatan orang tuamu Moira!"

"Apa maksudmu Aileen! Kami tidak mengenalmu!" Ucap Dalia dengan nada tinggi.

"Ya, kalian tidak akan mengenalku karena kalian hanya menikmati harta keluargaku selama ini!" Balas Aileen dengan nada tinggi menatap tajam.

"Harta kami, hasil jerih payah kami sendiri, tidak ada hubungannya denganmu!" Ucap Keenan merasa tersinggung dengan ucapan Aileen.

REVENGECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang