55

273 22 4
                                        

Waktu terus berjalan, hari terus berganti. Orang-orang akan terus melakukan aktivitasnya masing-masing. Begitupun dengan anak-anak remaja yang akan kembali ke sekolah untuk menuntut ilmu. Setelah acara festival tahunan kemarin, SMA Galaxy tidak mengadakan libur sama sekali meskipun satu hari. Jadi, semua murid masih harus pergi ke sekolah dikarenakan sekolah tidak libur.

Hari ini adalah hari pertama bagi Rafka dan Aghata datang ke sekolah dengan status yang berbeda. Jika sebelumnya mereka berstatus siswa siswi biasa, sekarang status mereka bertambah menjadi seorang pasangan. Mereka berdua datang ke sekolah bersama sampai membuat beberapa murid SMA Galaxy menatap penasaran terhadap mereka berdua.

Seperti sekarang, mereka berdua sedang berjalan di lorong sekolah menuju kelasnya masing-masing sambil berpegangan tangan, tidak lupa dengan senyuman manis yang terpancar di wajah mereka berdua.

"Mereka pacaran?"

"Seorang Rafka udah sold out? Astaga! Kenapa gak gue aja yang pacaran sama Rafka!"

"Kenapa bisa Aghata yang mendapatkan Rafka bukan Stevi? Bukannya yang duluan ngejar Rafka itu Stevi ya?"

Seperti itulah kira-kira gosipan murid SMA Galaxy terhadap Rafka dan Aghata. Namun, pasangan baru tersebut tidak menanggapinya, mereka terus berjalan sambil tersenyum dan berpegangan tangan tanpa memperdulikan bisikan-bisikan yang terdengar disekitarnya.

Sedangkan seorang cewek dari kejauhan menatap tidak suka pada pasangan baru tersebut yaitu Rafka dan Aghata. Tangannya mengepal kuat dan matanya memanas kala melihat pemandangan yang tidak dia inginkan.

"Seharusnya gue yang ada disamping Rafka! Bukan lo Aghata!" katanya menatap penuh kebencian pada Rafka dan Aghata.

Namun, tidak lama kemudian sebuah senyuman miring terbit di wajah cantiknya. "Berbahagialah kalian berdua, karena setelah ini gue akan bikin kalian berpisah untuk selamanya!"

***

Thalia dan Nara berjalan beriringan menuju ke kelasnya. Nara berjalan dengan wajah lesu dan juga kesal, pasalnya dia merasakan lelah setelah bersenang-senang semalam. Namun, sekolah tidak membiarkannya untuk bersantai sehari pun sampai membuatnya merasa kesal.

"Anjir! Ini sekolah dari dulu pelit banget ya Thal, seharusnya kan setelah berpesta besoknya dikasih libur ya meskipun cuman satu hari. Tapi..." Nara menghentikan sejenak ucapannya sambil menghela nafasnya kasar.

"Sekolah mewah ini malah tidak membiarkan murid-muridnya untuk beristirahat sebentar. Gue udah gak tau lagi sama sekolah ini, Thal!"

Thalia hanya meresponnya dengan senyuman kecil sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. "Udah, gak usah banyak komen! Mending lo jalanin aja, terus lo belajar biar makin pintar!" balasnya seraya menyentil pelan dahi sahabatnya tersebut, sampai membuat sang empu mengeluh kesakitan.

"Aww! Sakit anjing!!"

"Bodo!"

Nara hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar seraya mengusap-usap dahinya. Mereka berdua pun kini sudah sampai didepan kelasnya, lalu mereka pun langsung memasuki kelasnya dengan santai.

Baru saja duduk di bangkunya, tiba-tiba didepan kelas menjadi heboh sampai membuat Thalia dan Nara kebingungan.

"Thal, ada apaan kok diluar rame banget?" Nara bertanya dengan nada ngegas.

Thalia menghendikkan bahunya tidak tau, lalu dia berjalan keluar untuk melihat apa yang membuat depan kelasnya sangat rame, diikuti juga oleh Nara dibelakangnya. Lalu mereka melihat sahabat satunya yang sedang bermesraan dengan pacarnya. Hal itu membuat wajah Thalia dan Nara berubah menjadi datar.

Evil Beside Angel (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang