61

245 22 11
                                        

The Halcón berjalan dengan mempesona di lorong sekolah. Semua mata tertuju pada mereka, banyak orang yang menatap kagum akan ketampanan yang dimiliki oleh The Halcón terutama cewek-cewek. Namun, beberapa dari mereka merasa ada yang kurang dari The Halcón. Biasanya mereka terdiri dari 3 orang dan sekarang pun begitu, tapi satunya beda orang. Karel yag biasanya selalu bersama Rafka dan Radit sekarang dia tidak lagi bersama, sudah tergantikan oleh Adit.

Rafka terus berjalan tanpa menghiraukan bisikan-bisikan murid SMA Galaxy yang tengah membahas Karel. Di pertigaan sekolah dia tidak sengaja berpapasan dengan Aghata. Namun, dia langsung melewatinya begitu saja tanpa melihat kearahnya sekalipun. Hal tersebut semakin membuat semua murid yang melihatnya penasaran, bukan hanya mereka anggota The Halcón pun juga dibuat penasaran dengan masalah mereka berdua.

Sedangkan Aghata yang dicueki oleh Rafka pun semakin merasa bersalah dan sakit hati. Sebelum melanjutkan jalannya ke kelas, dia menatap sendu kearah Rafka yang sudah berjalan semakin jauh.

"Maafin gue, Raf." batinnya lalu berjalan pergi kearah kelasnya dengan wajah sedih.

Aghata mengabaikan bisikan-bisikan yang menyangkut dirinya dengan Rafka. Dia tidak peduli dengan ucapan mereka dia lebih peduli untuk menuntaskan semua masalah ini.

Tak jauh dari tempat itu, Laskar melihat dan mendengar kejadian yang membuat semua orang shock yaitu hubungan Rafka dan Aghata yang terlihat sudah berakhir. Karena Rafka yang seperti mengabaikan Aghata bahkan Rafka tidak menatap Aghata sekalipun.

"Mereka putus?" batinnya bertanya-tanya. Tak lama sebuah senyum miring muncul di wajah tampannya.

"Bagus! Ini kesempatan gue buat deketin Aghata." lanjutnya dalam hati masih dengan senyum miringnya.

***

"Kalian berdua kenapa?" tanya Radit saat melihat Rafka dan Karel tidak saling tegur sapa.

Sejak kemarin Radit sudah merasa aneh dengan Rafka. Setelah bertemu dengan Karel, Aghata dan Thalia kemarin wajah Rafka terlihat seperti menahan amarah. Namun, dia hanya diam tidak bertanya ada apa pada Rafka. Karena dia tau Rafka gak bakal meresponnya.

Flashback

Rafka masuk kedalam markas dengan santai. Radit yang melihat Rafka pun langsung menyambutnya dengan gembira sekaligus menggodanya.

"Eh, Rafka. Lo kesini pasti mau jemput Aghata ya?"

Rafka mengerutkan keningnya bingung. "Aghata? Dia disini?" tanyanya penasaran.

"Loh, bukan jemput Aghata berarti? Terus lo kesini ngapain?"

"Orang nanya tuh dijawab bukan malah tanya balik!"

"Yaudah sih gak usah pasang wajah marah begitu!"

"Gue tanya Aghata disini?"

"Iya, tadi dia kesini sama Thalia."

"Ngapain?"

Radit menghendikkan bahunya tidak tahu. "Entahlah, tapi mereka nyariin Karel tadi. Sekarang mereka lagi ngobrol di belakang."

Tanpa menjawab apapun Rafka langsung pergi ke belakang. Sehingga membuat Radit kesal dengan sahabatnya itu. "Kebiasaan langsung pergi aja." Lalu dia melanjutkan lagi mainnya dengan anak The Halcón yang lain.

Gak lama kemudian, Rafka muncul dari belakang. Radit yang melihatnya pun langsung berdiri, "Raf, gimana udah ketemu sama Agha-" ucapannya terpotong kala melihat Rafka langsung keluar begitu saja dengan ekspresi menahan amarah.

Evil Beside Angel (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang