43

343 43 8
                                        

Semua orang berkumpul dilapangan, termasuk semua murid SMA Galaxy. Karena acara festival tahunan akan segera dimulai. Bu Rum menaiki panggung untuk memanggil semua muridnya untuk berkumpul di lapangan.

"Anak-anak! Mohon untuk segera berkumpul dilapangan, karena acaranya akan segera dimulai!" ucap Bu Rum diatas panggung.

Lalu semua murid berhamburan ke lapangan. Begitupun dengan Thalia, Nara, Karel, dan Radit yang kini sedang berjalan kearah lapangan setelah selesai berbicara serius diatas rooftop.

"Jangan lupa misinya ya!" peringat Karel yang langsung diangguki oleh Thalia, Nara dan Radit.

Setelah itu, mereka berempat pun berpencar agar tidak dicurigai oleh Stevi dan lainnya. Gak lama kemudian, Rafka dan Aghata pun datang ke lapangan bersama dengan Adit juga.

"Ingat sama yang gue bilang tadi! Jangan sampe rencana mereka berhasil! Oke?" peringat Rafka pada Adit dan juga Aghata.

"Siap, bos!" kata Adit.

"Setelah perkataan bang Aldi semalam, gue jadi ragu untuk melanjutkan balas dendam gue ke Rafka," batin Aghata menatap serius wajah Rafka.

"Sip!" ucap Rafka pada Adit.

Lalu dia menarik pergelangan tangan Aghata dan berjalan kearah lapangan yang sudah penuh dengan murid-murid yang lainnya.

Dari kejauhan terdapat Stevi yang menatap tajam kearah Rafka dan Aghata.

"Bersenang-senanglah dulu kalian berdua! Setelah ini, gue bakal rebut Rafka dari lo Aghata!" ucapnya tersenyum miring. Lalu dia berjalan kearah lapangan.

Dilain tempat, Gilang dan Bagas sedang mendiskusikan rencana yang akan dia lakukan nanti.

"Udah disiapin semua?" tanya Gilang.

"Udah," balas Bagas.

"Bagus."

"Nanti pas Rafka datang, lo langsung tembak aja dia!"

"Tenang aja, pas dia datang nanti gue bakalan langsung tembak dia dibagian kakinya, lalu dadanya, setelah itu baru gue bakalan tembak dia dibagian kepalanya," ucap Bagas dengan bringas.

Gilang tersenyum miring, lalu dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Aghata.

Aghata
"Ta, jangan lupa sama ucapan abang kemarin ya! Kamu harus ikuti rencana Stevi dan Laskar!"

Ting

Bang Gilang
"Ta, jangan lupa sama ucapan abang kemarin ya! Kamu harus ikuti rencana Stevi dan Laskar!"

Melihat pesan dari Gilang, wajah Aghata berubah menjadi serius dan tidak bisa ditebak. "Sorry, bang. Gue gak bisa ngelakuin hal itu," batinnya.

***

"Check, check... ekhm, udah kumpul semuanya?" tanya Bu Rum setelah mengetes mic-nya. Kini dia sudah berdiri diatas panggung dengan sebuah mic ditangannya.

"SUDAH, BU."

"Baiklah kalau begitu, kita langsung mulai saja ya acaranya. Untuk MC silahkan naik keatas panggung, agar acaranya cepat dimulai," suruh Bu Rum.

Setelah itu, dua siswa SMA Galaxy cewe dan cowo naik keatas panggung yang dipilih sebagai MC. Sedangkan Bu Rum turun kebawah panggung setelah MC mengambil alih acara festival tahunan itu.

"Selamat pagi semuanya!" sapa MC cowok.

"PAGI."

"Wah, kompak banget ya. Kayaknya mereka udah gak sabar sama acaranya deh, Mal." balas MC cewek.

Evil Beside Angel (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang